• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Film>Mutant Chronicles dengan teknologi 3D

.

Mutant Chronicles dengan teknologi 3D

oleh : Radich    


Mutant Chronicles
Menceritakan misi Mitch Hunter (Thomas
Jane) dan Samuel (Ron Perlman). Mereka bertualang dalam dunia kegelapan untuk menyelamatkan planetnya dari serbuan segerombolan mutant. Mutant yang berbentuk mayat hidup yang suka tinggal bersembunyi, memiliki senjata berupa pedang yang tumbuh di tulang lengan mereka. Semakin lama, mutant-mutant ini terus bertambah hingga jutaan jumlahnya. Dan menghancurkan apapun yang ada di sekitar mereka.
Setting film mengambil tahun 2707 dimana dunia dikuasai oleh 4 negara yang saling berperang satu sama lain: Capitol, Imperial, Mishima, dan Bauhaus. Sebagian penduduk di bumi harus mengungsi ke planet Mars karena kekacauan yang disebabkan para mutant. Namun Brother Samuel (Ron Perlman) menemukan cara untuk menyelamatkan planet Bumi. Dengan merekrut Mitch Hunter, Steiner, El Jesus, Juba dan Duval (Devon Aoki) sebagai prajurit terpilih dari masing-masing negara.
The Mutant Chronicles diadaptasi dari Role Playing Game tahun 80-an. Bagi anda pecinta film action dan science fiction dengan sentuhan horror, mungkin boleh mempertimbangkan aksi mereka di film indie ini, walapun ada beberapa review mengatakan kalau film ini adalah film kelas B. Silakan tunggu sendiri kehadirannya di bioskop kesayangan anda.
“Menakjubkan” alias menarik, seru, brutal dan menghibur. Bisa dibilang film ini adalah film action terbaik di sepanjang tahun 2009 yang memuat full scene aksi dan sinematografi yang not bad.
Dengan menampilkan aksi Ron Pearlman dan Thomas Jane, menciptakan balutan film aksi yang memuaskan nafsu ‘brutal’ para penonton. Kesan thriller yang bercampur dengan adegan seru menciptakan film ini seru dari awal hingga akhir.
Cannes Film Festival mengklaim film ini sebagai film ter-‘konyol’ yang pernah masuk dalam nominasi. Pertama, film ini dianggap konyol karena mengambil setting yang jauh di masa depan, dengan ide cerita yang klise. Scene pembuka yang menjelaskan konsep cerita saat dunia dikontrol oleh empat kekuatan besar dan ancaman dari makhluk luar. Siapa yang tidak bisa menebak akhir cerita film ini. Sosok superhero idaman yang kemudian muncul dan menyelamatkan dunia. As always.
Kedua, film ini didominasi konspirasi cerita yang rumit serta pergelutan antar karakter yang membuat penonton kebingungan. Sebuah bentuk dari bentrokan ide dan konsep cerita. Bayangkan saja bagaimana mungkin sebuah film tentang kebrutalan mutant layaknya zombie di ‘28 weeks later’ dan layaknya konspirasi konflik yang menyingkap misteri di ‘doomsday’ diracik dalam satu film.
Diterbitkan di: Januari 12, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.