Sungguh menenangkan melihat film seperti
Twilight dan adalah sesuatu yang baik jika Hollywood masih terus menjawab
emosi kita yang penuh kebingungan dan tersiksa di dunia yang dipenuhi dengan krisis- finansial, makanan, lingkungan, dsb- ini. Vampir digambarkan dengan baik oleh keluarga Collin. Saya tidak ingat terlalu banyak nama-nama dari karakter di dalam film ini dan saya lebih suka membeli bukunya di toko buku namun toko yang saat itu saya kunjungi tidak memilikinya karena semua buku telah terjual habis.
Vampir mungkin saja memang ada, mungkin pula tidak. Mereka bisa saja adalah produk dari imajinasi dan impian kita, namun sebuah realita yang menyedihkan bahwa film ini telah menyatakan bahwa
cinta itu mungkin saja timbul, sekalipun pada makhluk yang sangat buruk seperti vampire. Cinta membuat orang hidup seperti apa yang Eduard ekspresikan pada kekasihnya “Bella” - “sebuah alasan untuk saya hidup.”
Lebih lagi, makhluk yang sangat berkuasa seperti vampire meminta penerimaan dan cinta dari sebua makhluk yang lemah dan rapuh adalah sesuatu yang benar-benar saya sukai di film ini karena itu mengingatkan saya bagaimana makhluk-makhluk yang kuat atau spesies yang dominan bisa tertarik dan bahkan kehilangan akal sehatnya karena spesies yang lebih lemah. Jadi itu benar-benar adalah cinta yang membimbing dan menambahkan bumbu pada perjalanan manusia di dalam ruang dan waktu. Ini mengingatkan saya pada Gabriel Marquez, Love in a Time of Cholera, membuat Florentino berharap bahwa ia akan bersama-sama dengan kekasihnya – seperti yang ditulis oleh Marquez – Cinta adalah sebuah karunia, yang awal dan yang akhir.
Twilight adalah film yang bagus – sebuah fantasi yang mengungkapkan realita yang selalu diidam-idamkan oleh manusia yang tidak lain adalah cinta. Sebuah realita yang juga menggerakkan manusia untuk bertahan sebagai predator, yang terus berjuang i alam semesta ini … cintalah yang membuat kita sepenuhnya menjadi manusia. Cinta jugalah yang membuat seorang vampir berharap dan menemukan alasan sesungguhnya atas keberadaannya.