Sariawan merupakan salah atu penyakit yang populer, karena hampir
setiap orang mengalami sariawan dalam hidupnya. nah
lalu apakah anda
mengetahui tentang sariawan? apakah sariawan? apa penyebab sariawan?
bagaimana cara mengobati sariawan? pertanyaan tersebut sangat sering
saya terima dari rekan2 saya maupun dari orang yang kebetukan bertemu.
Dalam
ilmu kedokteran gigi atau pun dalam ilmu kesehatan gigi sariawan tidak
luput dari perhatian, mungkin beberapa orang menganggap enteng namun
kenyataannya sangat menggang kita dalam aktifitas apa lagi kalau kita
makan wahh... makanan mahal yang terasa enak sekalipun kalau kita
sariawan tidak akan terasa nikmat di mulut.
Sariawan
merupakan bahasa awam untuk berbagai macam lesi/benjolan yang timbul di
rongga mulut. Namun biasanya jenis sariawan yang sering timbul
sehari-hari pada rongga mulut kita disebut (dalam istilah kedokteran
gigi) Stomatitis Aftosa Rekuren.
Gejalanya berupa rasa sakit atau
rasa terbakar satu sampai dua hari yang kemudian bisa timbul luka
(ulser) di rongga mulut. Rasa sakit dan rasa panas pada sariawan ini
membuat kita susah makan dan minum. Sehingga kadang pasien dengan
Sariawan datang ke dokter gigi dalam keadaan lemas. Ini sering
menyerang siapa saja. Tidak mengenal umur maupun jenis kelamin.
Biasanya daerah yang paling sering timbul Sariawan ini adalah di mukosa
pipi bagian dalam, bibir bagian dalam, lidah serta di langit-langit.
Penyebab dari sariawan/satomatitis?
Sampai
saat ini penyebab utama dari Sariawan belum diketahui. Namun para ahli
telah menduga banyak hal yang menjadi penyebab timbulnya sariawan ini,
diantaranya adalah :
Faktor General :
Hormonal maupun penyakit sistemik.
Stres.
Faktor Lokal:
Overhang tambalan atau karies, protesa (gigi tiruan)
Luka pada bibir akibat tergigit/benturan.
Defisiensi (kekurangan) vitamin B12 dan zat besi.
dll yang menyebabkan trauma pada gusi atau mukosa mulut.
Infeksi
virus dan bakteri juga diduga sebagai pencetus timbulnya Sariawan ini.
Ada pula yang mengatakan bahwa sariawan merupakan reaksi imunologik
abnormal pada rongga mulut. Nah yang cukup sering terjadi pada kita,
terutama warga kota yang sibuk, adalah stress. Faktor psilkologis ini
(stress) telah diselidiki berhubungan dengan timbulnya Sariawan.
Cara mengatasinya Sariawan
Dengan
mengetahui penyebabnya, diharapkan kita dapat menghindari timbulnya
sariawan ini, diantaranya dengan menjaga kebersihan rongga mulut serta
mengkonsumsi nutrisi yang cukup, terutama yang mengandung vitamin B12
dan zat besi. Juga selain itu, jangan lupa untuk menghindari stress.
Namun bila ternyata sariwan selalu hilang timbul, Anda dapat mencoba
dengan kumur-kumur air garam hangat dan pergi ke dokter gigi untuk
meminta obat yang tepat untuk sariawannya. Karena apabila kita tidak
tau pasti kadang kita mengkonsumsi obat yang salah, karena
pengobatannya sebaiknya juga berdasarkan faktor penyebabnya. Sebaiknya
jangan di obati sembarangan karena kita tidak tahu apakah obat tersebut
bersifat karsinogenik, atau merangsang kanker.
Ada artikel
tentang yoghurt dapat mengobati sariawan, jadi apakah yoghurt bisa
mengobati sariawan? Yoghurt mengandung lactobacillus, pada kondisi
flora dan fauan mulut yang tidak seimbang, bakteri tersebut dapat
membantu keseimbangan kebun binatang mulut. Tapi sariawan yang lebih
dari dua minggu harus di waspadai... segera hubungi dokter supaya bisa
di check and recek lebih lanjut.