Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Instrumentasi TEKNIK HERNIOTOMI

oleh: baszora     Pengarang : Turkanto
ª
 
  • Pengertian

    Suatu cara mengelola instrumen pada operasi herniotomi


    Indikasi

    Hernia inguinalis & Hernia Scrotalis


    Tujuan


    1. Mengaturalat secara sisternatis di meja instrument
    2. Memperlancar handling instrument
    3. Mempertahankan kesterilan alat-alat instrumen.

    Petugas : Catat nama petugas


    Pengkajian

    • Identitas pasien
    • Kondisi lokasi operasi
    • Kondisi fisik & psikis
    • Kelengkapan instrument

    Persiapan Tempat & Alat

    A. Persiapan alat-alat steril:

    1. Satu set linen steril.
    2. Sarung tangan
    3. Kasa, deppers kecil.
    4. kanul diathermi.
    5. Waslap.
    6. Benang: absortabel 1, 3/0, 2/0
    7. Nonabsortabel 3/0.
    8. Bengkok dan cucing untuk desinfektan
    9. Cucing tempat cairan NS 0,9 %
    10. Kateter
    11. Pisau bedah no 20
    12. Mesh hernia (polipropiline mesh)

    1. Alat-alat yang dipersiapkan di meja mayo:

    • Doekklem 6 (enam)
    • Hand vat mes untuk mes no.20 1 (satu)
    • Pincet cirurgie 2 (dua)
    • Pincet anatomi 1 (satu)
    • Arteriklemvanpean 1 (satu)
    • Gunting metzembaum 1 (satu)
    • Guntingbenang I (satu)
    • Wundhak tajam 2 (dua)
    • Langenbeck 2 (dua)
    • Arteri klem van Kocher 4 (empat)
    • Arteri kiern van pean bengkok (Krom klem) 2 (dua)
    • Kocker sonde 1

    2. Alat- alat di meja instrumen:

    • Bengkok berisi cucing tempat desinfektan dan NS 0.9%.
    • Disinfeksi klem 1 (satu)
    • Nald faeder 1 (satu)
    • Kasa 10 (sepuluh) Jernbar.
    • Depres kecil 5 (lima lembar)
    • Benang.

    B. Persiapan alat-alat tidak steril:

    1. Povidon iodine dalam tempatnya.
    2. Cairan NS O.9%.
    3. Meja operasi.
    4. Meja mayo.
    5. Lampu Operasi.
    6. Plester + gunting verband.
    7. Desinfektan untuk cuci tangan dalam tempatnya
    8. Sikat untuk cuci tangan dalam tempatnya

    Persia pan pasien

    1. Persetujuanoperasi.
    2. Alat-alat dan obat-obatan.
    3. Puasa
    4. Lavement
    5. Setelah penderita dilakukan anaesthesi.
    6. Mengatur posisi terlentang.
    7. Memasang plat diatermi di bawah paha penderita
    8. Memasang folley cathetera ( kalau perlu).

    Prosedur

    1. Perawat instrumencuci tangan.
    2. Operator dan asisten cuci tangan.
    3. Perawat instrumen memakai baju steril. dan sarung tangan .
    4. Beri dan pakaikan baju operasi, sarung tangan pada asisten dan operator.
    5. Atur instrumen di meja mayo sesuai kebutuhan.
    6. Berikan klem dan deper desinfektan untuk desinfeksi lapangan operasi
    7. Lakukan drapping. Pasang doek kecil di bawah skrotum, enam cm: memanjang untuk bawah. Kemudian doek besar melebar, doek kecil empat untuk atas, bawah, kanan, dan kiri. Doek klem empat, 1apisi daerah bawah dengan doek kecil lagi.
    8. Pasang kabel diathermi fiksasi dengan kasa dan doek klem.
    9. Dekatkan alat-alat pada pasien, informasikan instrument sudah siap.
    10. Berikan hand vat mes, pincet cirurgis, kasa kepada operator, siapkan pean, dan kabel diathermi untuk rawat perdarahan.
    11. Berikan hak tajam untuk peregang luka operasi bagian luar.
    12. Berikan gunting metzenbaum untuk membuka fasia sampai peritoneum, berikan hand vat mes untuk membuka peritoneum.
    13. Berikan langenbeck untuk peregang luka operasi bagian dalam, berikan kocher dua untuk memegang peritoneum.
    14. Berikan deppers kecil (stel depres) untuk memisahkan hernia dan peritonium dan syaraf-syaraf yang ada. Berikan kateter untuk menggantung dan krom klem untuk menarik kateter kemudian kateter di-klem.
    15. Berikan benang absorbabel no. 1 untuk menggantung, gunting benang.
    16. Berikan hernia mesh dan benang absorbabel untuk fiksasi, pincet cirurgies untuk memegang jaringan dan siapkan gunting benang, serta kasa.
    17. Hitung kasa, deppers, dan alat sebelum operator menutup luka.
    18. Berikan benang absorbabel no. I untuk menutup peritoneum, dan disiapkan pinset cirurgie, serta gunting benang.
    19. Siapkan benang absorbabel 2/0 untuk fat dan benang non absorbable untuk kulit.
    20. Bersihkan luka dengan kasa basah, keringkan, terus bersihkan dengan desinfektan dan kasa desinfektan untuk menutup luka, difiksasi dengan plester lebar.
    21. Cuci tangan, cuci instrument dan setting alat instrument
    22. Proses operasi
    23. Bahan pemeriksaan
  • Diterbitkan di: 13 Nopember, 2011   
    Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
    Terjemahkan Kirim Link Cetak
    X

    .