Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Sehat itu murah

oleh: chriswandyana     Pengarang : Dr.Hendrawan Nadesul
ª
 
/* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-style-parent:""; line-heigh t:115%; font-size:11.0pt; font-family:" Calibri","sans-serif"; mso-fareast-font-family:"TimesNew Roman";}

WASPADAI GARAM DAPUR

Ada orang yang tubuhnya sensitif terhadap garam dapur ( salt sensitive person ). Kelompok orang ini mudah naik tekanan darahnya bila mengonsumsi garam dapur berlebihan. Dalam garam dapur terkandung natrium ( sodium )
Budaya yang menjadikan lidah manusia menyukai rasa asin melebihi kebutuhan tubuh.
Itu sebabnya, menu orang modern cenderung berlipat-lipat kandungan garam dapurnya. Hal itu yang menyebabkan banyak orang sekarang yang tekanan cenderung meninggi.
Di kabupaten Bogor ditemukan orang pedesaan "banyak" yang hipertensi gara-gara konsumsi hariannya ikan asin melulu.
Peran garam dapur dalam meninggikan tekanan darah harus lebih diwaspadai daripada menu daging, lemak, atau lainnya. Mengonsumsi daging, lemak, udang, cumi, tidak langsung seketika menaikkan tekanan darah. Tekanan darah meninggi bila rutin dan berlebihan mengonsumsi daging merah, lemak, dan kolesterol untuk waktu lama.
Lemak jenuh dan kolesterol dalam menu harian yang menjadikan pembuluh darah ber-"karat lemak".
Pembuluh darah yang sudah sakit itu yang kemudian akan meninggikan tekanan darah.
Tidak demikian halnya dengan mengonsumsi garam dapur, natrium yang berlebihan sekali konsumsi itu saja sudah bisa langsung meninggikan tekanan darah seketika.
Tanpa menambahkan konsumsi garam dapur, tubuh sesungguhnya sudah memperoleh kecukupan natrium dari sayur mayur, buah, dan makanan pokok. Jadi sebetulnya menu harian tak perlu sampai terasa asin pun sudah dapat mencukupi kebutuhan natrium tubuh. Namun sekali lagi, budaya yang mengajarkan lidah manusia menuntut garam melebihi kebutuhan.
Bagi yang berbakat darah tinggi, perlu memilih garam dengan natrium rendah ( low sodium salt ) yang dijual bebas dipasar.

Diterbitkan di: 05 Agustus, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.