Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Kedokteran & Kesehatan>Nutrition>Jangan Terlambat Perkenalkan Makanan Padat

Jangan Terlambat Perkenalkan Makanan Padat

oleh: superhand     Pengarang : Nakita
ª
 

Makanan padat adalah makanan non-cair yang diberikan sebagai makanan pendamping ASI. Tentunya makanan padat ini diberikan setelah bayi genap berusia 6 bulan dan terpenuhi kebutuhan ASI eksklusifnya.

Makanan padat diperkenalkan dan diberikan dengan tujuan untuk:

*Mencukupi kebutuhan nutrisi bayi yang sudah tidak lagi dapat dipenuhi dengan mengandalkan ASI ataupun hanya mengandalkan susu formula.
Tentunya, balita akan diberikan makanan padat dengan komposisi gizi lengkap dan seimbang, yaitu memenuhi kecukupan unsur karbohidrat, protein, lemak, viatamin dan mineral dan disesuaikan dengan usianya. Bunda pun akan dengan mudah mengontrol mutu bahan makanan yang akan diolah menjadi makanan padat bagi balita.

*Pembentukan rahang dan gigi yang bagus karena aktivitas mengunyah.
Dengan mengunyah, gigi bayi yang masih terbenam di dalam gusinya akan terangsang untuk muncul ke permukaan (tumbuh gigi). Kegiatan mengunyah akan mempengaruhi pembentukan rahang dan gigi. Gigi anak yang tidak diperkenalkan makanan padat pada waktunya akan cenderung berbentuk kecil-kecil dan meruncing seperti gigi tikus. Jadi, berikan makanan balita yang teksturnya dapat merangsang si kecil untuk mengunyah makanannya. Secara bertahap, kurangi kehalusan teksturnya sehingga balita akan siap menerima makanan rumah pada waktunya.

*Melatih si kecil terbiasa dengan makanan orang dewasa.
Ini pun nantinya akan merupakan kemudahan bagi Bunda dalam menyusun menu keluarga, yang tentu saja akan berhubungan dengan anggaran keuangan keluarga. Dengan membiasakan makan makanan orang dewasa, si kecil pun akan terbiasa dengan makan makanan rumah dan kurang suka jajan sembarangan di luar rumah. Selain itu, si kecil sudah dapat dilibatkan makan bersama dengan menu yang sama di meja makan keluarga. Masih ada lagi keuntungannya dari makan bersama di meja makan keluarga, yaitu si kecil mempunyai contoh yang bagus untuk belajar tata cara makan yang sopan.

Diterbitkan di: 10 Mei, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.