Walauupun cara memasaknya yang paling sadis, namun sudah di ketahui sejak lama bahwa suku batak sangat doyan dengan makanan
yang ini satu. Daging
anjing! Bagaimana tidak, anjing-anjing yang di tangkap dan di gantung hidup-hidup sebelum di pukuli dengan tongkat hingga sekujur tubuhnya memar sehingga darah anjing meresap ke daging-dagingnya. Jika setelah di pukul dan anjing tersebut mengeluarkan darah dari mulut dan hidungnya maka bisa dinyatakan bahwa dagingnya tidak akan enak di santap setelah di masak. Berdasarkan penuturan seorang teman yang saudaranya mempunyai teman yang pernah memasak untuk tamunya mengatakan bahwa daging anjing tersebut di potong-potong dan di masukkan ke dalam wajan yang sudah terlebih dahulu di berikan bumbu gulai yang di panaskan.
Menurut penuturan beliau, bahwa sebelum di potong dan di masukkan dalam wajan, darah anjing segar di ambil kira-kira seperempat liter tabung lab. Setelah daging di masuk sudah hampir matang, masukkan kembali darah anjing itu kedalam wajan sebelum di sajikan.
Apakah ada yang pernah mencicipi atau berpengalaman?