• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

.

Dibalik nikmatnya kopi

oleh : anin    

Pengarang : Intisari


Selain teh, kopi merupakan minuman paling


dikenal umat manusia.
Tak
seorang pun tak mengenal kopi. Minuman ini sudah dikenal di mana-mana sejak
ratusan tahun lalu. Begitu terkenalnya kopi sampai timbul istilah coffee break atau "rehat
kopi" di setiap acara resmi seperti seminar, lokakarya, rapat, dll.
Sementara dalam kehidupan sehari-hari, kopi seringkali dijadikan pendamping
sarapan pagi.


Kopi
mengandung kafein, yang merupakan
derivat
dari xantin. 
Kafein dapat menimbulkan perangsangan terhadap
susunan saraf pusat (otak), sistem pernapasan, serta sistem pembuluh darah dan
jantung. Sebab itu tidak heran setiap minum kopi dalam jumlah wajar (1-3
cangkir), tubuh kita terasa segar, bergairah, daya pikir lebih cepat, tidak
mudah lelah atau pun mengantuk. Dampak positif ini menyebabkan orang sulit
terlepas dari kebiasaan minum kopi. 


Cara pengolahan dan penyeduhan kopi
memberi andil terhadap konsentrasi kafein dalam minuman kopi.  Sebagai contoh, kopi tubruk pada umumnya
lebih keras karena bubuk kopi dalam cangkir atau gelas langsung diseduh air mendidih.


Kebiasaan minum
kopi acap kali memunculkan efek "kecanduan" baik secara psikologis
maupun fisiologis.
  Ciri
umum ketergantungan kopi antara lain rasa letih atau lelah, tak bersemangat dan
mengantuk kalau sehari saja tidak minum kopi. Yang wajar adalah mengonsumsi
kopi sebanyak 85 - 200 mg atau 1 - 3 cangkir kopi.


Minum kopi di
atas 250 mg sekaligus dapat menyebabkan gangguan kesehatan, seperti jantung
berdebar, gelisah, insomnia (sulit tidur), gugup, tremor (tangan bergetar),
bahkan mual sampai muntah-muntah.
Minum kopi juga berbahaya bagi penderita hipertensi (tekanan darah tinggi)
karena senyawa kafein bisa menyebabkan tekanan darah meningkat tajam. Selain
itu, kopi juga bisa meningkatkan aliran darah ke ginjal dengan akibat produksi
urin bertambah. Jadi, jangan heran kalau tak lama sehabis mengkonsumsi kopi
kandung kencing cepat penuh. Minum kopi terlalu banyak bisa pula mengurangi
kesuburan wanita, apalagi kalau dikombinasikan dengan alkohol. Bagi wanita usia
menopause, minum kopi dalam jumlah banyak bisa menambah risiko kekeroposan
tulang (osteoporosis). Pada
dosis sedang, kafein menaikkan produksi asam lambung yang berlangsung lama,
sehingga dapat memperbesar risiko penyakit lambung, tukak lambung, atau tukak
usus halus. Jadi para penderita kelemahan lambung hendaknya menghindari konsumsi
kopi.


Kopi juga meningkatkan resiko terkena
aterosklerosis karena meningkatkan konsentrasi homosistein. Atas dasar itu
alangkah baiknya tidak minum kopi, khususnya bagi mereka yang berisiko tinggi
penyakit jantung. Kalau pun harus minum kopi, untuk kita sebaiknya hanya 1-3
cangkir sehari dan itu pun tidak pada saat menjelang tidur.


Diterbitkan di: April 20, 2008
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Komentar

Showing 1 out of 1   Tambahkan komentar Anda
  1. 0 Tinjauan 02 April 2009
    1

    ishak_zainal

    Tanyakan soal penataan halaman tulisan

    Selamat berkenalan. Tolong dong ilmunya, gimana sih menata halaman tulisan? Sangat teratur paragraf dan halamannya rata sebelah kanan. kirim jawabannya ke kami ya....di email ishak_makassar@yahoo.com

Bookmark & share this post

.