Manfaat Pisang
Summary rating: 4 stars
1 Tinjauan
Kunjungan:
142
kata:
600
Diterbitkan di: Maret 20, 2008
Pisang merupakan buah yang sarat
gizi, hampir tidak mengandung lemak dan mudah dicerna. Karbohidrat didalam pisang sekitar 23-35%,
lemak 0.2% dan seperti bahan nabati lainnya, pisang bebas kolesterol. Sebanyak 100 gram pisang akan memberikan
kalori sebesar 120 kalori. Buah ini juga
kaya kalium dan mengandung magnesium, selenium, besi dan vitamin-vitamin serta
bebas natrium.
Pisang kaya dengan vitamin B-6
yang dibutuhkan untuk kesehatan mental seseorang. Kekurangan vitamin B-6 ini dapat menyebabkan
seseorang mudah lelah dan marah serta susah tidur. Mengkonsumsi satu setengah buah pisang setiap
hari akan mencukupi kebutuhan tubuh terhadap vitamin B-6 ini. Menyantap makanan kaya kalium dan vitamin B6,
khususnya pisang segar (bukan pisang rebus atau pisang goreng) juga dapat
mengurangi rasa nyeri, ngilu dan sakit pada persendian. Mengkonsumsi pisang 3-4 kali sehari bahkan
dipercaya dapat membantu mengurangi gejala radang sendi (arthritis).
Pisang merupakan makanan kaya kalium.
Satu buah pisang berukuran sedang mengandung 467 mg kalium, yang
memberikan 13% kebutuhan kalium harian. Data
penelitian menunjukkan bahwa pengambilan kalium oleh tubuh berhubungan dengan
efek penurunan tekanan darah. Pada tahun
2001, FDA (Food and Drug
Administration; semacam Badan POM di USA), menyetujui bahwa makanan yang
merupakan sumber kalium dan rendah natrium barangkali dapat mengurangi resiko
terjadinya peningkatan tekanan darah dan stroke. Sebagai sumber kalium, pisang dapat membantu
mengurangi resiko peningkatan tekanan darah.
Didalam New England Journal of Medicine bahkan disebutkan, bahwa mengkonsumsi
satu buah pisang sehari dapat menurunkan resiko stroke sampai 40%.
Jika anda merasa lesu di antara waktu makan, ambil saja pisang. Gula buah yang terkandung didalamnya (yang
tergolong karbohidrat sederhana), akan mudah dicerna dan masuk ke aliran darah
sehingga menghasilkan energi instant.
Selain itu, dengan pasokan kalium dari pisang, jaringan otot akan
bertenaga kembali selama beberapa saat sebelum tubuh mendapatkan pasokan energi
darurat dari makanan utama. Karena hal
ini pula, tidak heran jika para atlet terutama atlet tennis seringkali
mengkonsumsi pisang sebelum dan pada saat bertanding untuk pengusir lelah dan
pemberi tenaga.
Didalam The Food Pharmacy oleh Jean Carper, pisang bahkan disebut
sebagai makanan mujarab bagi penderita penyakit mag. Barangkali sifat
spasmolitik pisang, yang menurunkan kerja lambung dan mengurangi sekresi enzim
serta asam lambung, turut berperan dalam menghasilkan khasiat ini. Kandungan
pektin yang tinggi didalam pisang juga dapat melindungi selaput lendir lambung
terhadap pengaruh asam lambung dan enzim (pepsin).
Pisang juga kaya serat makanan atau karbohidrat kompleks. Konsumsi serat makanan akan membantu
memperlancar buang air besar dan sangat baik untuk mencegah kanker usus besar.