.
Vegetarianism
oleh
:
RanggaYang
Pengarang
: Cordec
-
Summary rating: 2 stars
(4 Tinjauan)
-
Kunjungan : 330
-
kata:900
-
Comments
:
0
Vegetarian dan non-vegetarian bukanlah debat baru. Orang-orang sangat memperhatikan apa yang seharusnya mereka makan.
Telah menjadi tradisi dan acara dalam makan. Budaya yang berbeda memiliki tradisi (baik keagamaan atau bukan), namun pertanyaan yang sama akan tampil, apa yang harus dimakan. Menu di hotel-hotel dan resto hadir untuk kita pilih. Di pesta-pesta, resepsi pernikahan dan lainnya, menu menduduki kedudukan penting dalam hal memilih makan yang akan dimakan. Seseorang mungkin vegetarian atau non-vegetarian, akan tetapi dia mesti mengetahui keuntungan dan kerugian dari makanan yang biasa dimakan sehari-harinya. Seseorang menjadi vegetarian karena alasan : Aturan keagamaan, pertimbangan matang atau alasan filosopi. Menempati urutan berikutnya adalah alasan fungsi, alasan hak, dan alasan sosialpolitik. Makanan yang bearasal dari tumbuhan dapat mencukupi nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh agar dapat berfungsi optimal. Makanan yang berasal dari banyak mengandung lemak dibanding yang berasal dari tumbuhan, terutama lemak jenuh. Tumbuhan tidak mengandung kolesterol. Daging kekurangan karbohidrat, terutama glukosa yang penting dalam hal kesehatan. Kecuali vit. B komplek, daging kurang dalam hal vitamin. Menduduki tempat lebih tinggi dalam rantai makanan, makanan yang berasal dari hewan memiliki konsentrasi kimia dari pertanian dibanding tumbuhan, termasuk didalamnya pestisida, herbisida dan lainnya. Terdapat lebih dari 20000 jenis obat-obatan, termasuk sterol, antibiotik, penumbuh hormon dan dan obat-obatan veterinary diberikan pada hewan ternak. Selain itu, ketika dimasak, menghasilkan kumpulan benzenes dan komponen karsinogen lainnya. Kanker lebih mudah di cegah dari pada disembuhkan. Kacang kedelai mengandung zat yang dapat menghambat kerja protease (ensim yang memecah protein), merupakan anti kanker yang bagus. Anda tidak akan menemukannya pada makanan yang berasal dari hewan.Obat-obatan ini ikut termakan ketika makanan yang bearasal dari hewan dimakan. Bahaya yang timbul, kita mengkonsumsi antibiotik di tahap kedua. Bakteri dan virus pada hewan, dimana beberapa cukup berbahaya. Mikro organisme juga teradapat pada tumbuhan, namun jumlah dan tingkat ancaman bagi kesehatan tidak sebahaya daging. Makanan yang berasal dari tumbuhan lebih awet dibanding makanan berasal dari hewan. Mengkonsumsi daging dapat meningkatkan resiko sakit jantung. Kolerasi ini telah dipelajari secara epidemiology (ilmu mengenai penyebab dan penyebaran penyakit). Pada setiap subtansi pencegah kanker natural ditemukan, vit C, B-17, hydroquinone, beta carotene, NDGA- ini tidak ditemukan pada hewan. Selain itu, hampir semua daging, ketika dimasak, menghasilkan kumpulan benzenes dan zat karsinogen lainnya. Kacang kedelai mengandung zat yang dapat memperlambat kerja protease (ensim yang memecah protein), merupakan anti kanker yang berguna. Anda tidak akan temukan ini pada makanan yang berasal dari hewan. Kolerasi antara mengkonsumsi daging dengan berbagai jenis penyakit, termasuk osteoporosis, batu ginjal dan batu (berasal dari kolesterol) yang terdapat pada hati, Diabetes, sclerosis (pengerasan pada jaringan saraf), Arthritis dan Gum disease (penyakit yang menyerang akar gigi). Ini hanya sebagian contoh. 20-30 tahun yang lalu, kaum vegetarian mendapat pertanyaan, dari mana mereka mendapatkan protein yang cukup dan pertanyaan lainnya yang berhubungan dengan kesehatan, hari ini, banyak non-vegetarian mulai mengurangi konsumsi daging, tidak makan daging merah.
Hutan tropis di brasil dan wilayah tropis lainnya dirusak tiap hari, untuk membuat peternakan. Dengan tidak mensupport industri daging, dapat mengurangi pengrusakan alam. Hutan menyaring udara dan mengandung sumber untuk obat-obat baru. Makanan yang berasal dari hewan, dapat dibuat dengan bahan-bahan dari tumbuhan. Banyak kerugian yang ditimbulkan karena makanan yang berasal dari hewan. Penangkapan ikan yang berlebihan merusak populasi ikan. Tanah menjadi tandus dan berubah menjadi gurun karena penggunaan rumput untuk makanan ternak. Untuk ringkasnya, peternakan sangat tidak sehat, merusak ekologi, memerlukan sumber daya yang tinggi, dan tingginya biaya untuk kesehatan dan perbaikan ekologi dapat memberi pengaruh negatif pada ekonomi. Kesimpulan, isu ekonomi dan kesehatan adalah isu ekonomi. Terlepas dari argumen dan fakta diatas, keputusan untuk menjadi vegetarian atau non-vegetarian adalah pilihan seseorang. Namun yang perlu diperhatikan adalah penting untuk memperhatikan apa yang akan kita makan dan seberapa banyak yang akan kita makan. Akhir kata, dengan pengetahuan diatas, apakah tindakan kita untuk menghindari penyakit dari makanan hewani, dan tindakan apa yang harus kita lakukan agar tetap sehat. Filosopi saya adalah, ketika pertama melihat makanan, pikirkan dengan bijak, apakah akan kita makan atau tidak? Jika ya jawabannya, makanlah baik itu daging atau sayuran atau buah-buahan.
Diterbitkan di:
Februari 28, 2008
Lainnya tentang Nutrition
Ringkasan lain oleh RanggaYang
More