Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Fungsi Saraf

oleh: rajauntung     Pengarang : mukhmad
ª
 
Fungsi saraf atau kegunaan dari susunan saraf adalah untuk melakukan pengendalian terhadap aktifitas seluruh organ tubuh. Jika sel-sel saraf ini dirangsang akan menimbulkan impuls-impuls pada serat-serat saraf yang akan menuju pada organ-organ yang bersangkutan. Setelah terjadi rangsangan, serat dalamsel saraf berada dalam keadaan tidak peka rangsang sampai keadaan berada kembali seperti semula sebelum adanya rangsangan.
Pada otot dihubungkan dua jenis saraf yaitu motoris dan sensoris. Saraf motoris memiliki jumlah besar serat-serat saraf yang ada dalam otot. Serat-serat dari beberapa saraf sensoris berasal dari serat yang secara khusus terdapat pada otot. Ujung-ujung serat saraf sensoris lainnya terdapat pada indera penerima rangsang dalam urat atau sendi. Impuls-impuls sensoris ini akan memberikan keterangan tentang keadaan otot pada otak yang akhirnya diperlukan bagi pengendalian secara teliti gerakan-gerakan otot. Selain itu indera lain seperti penglihatan, rasa dan lain-lain juga dihubungkan dengan
saraf sensoris ini ke otak yang akan diterimanya sebagai kesadaran penglihatan, pendengaran dan lain-lain.
Suatu bentuk pengendalian g erakan otot dan saraf adalah gerak reflek yang terjadi diluar kesadaran. Dengan adanya reflek ini akan menjadi otomatis serta berfungsi sebagai perlindungan terhadap bahaya dan pengendalian fungsi-fungsi normal tubuh. Misalnya, tertutupnya kelopak mata, jika suatu benda tiba-tiba mendekati mata.

Susunan Saraf
Pengendalian saraf terhadap gerakan otot merupakan fungsi dari susunan saraf pusat, yaitu otak dan susmsum tulang belakang, saraf tepi ini bermula dari sumsum tulang belakang menuju ke otot (saraf motoris) atau kulit dan organ-organ sensoris serta berakhir pada saraf-saraf sensoris. Saraf motoris dan sensoris ini bersama-sama dengan pusat saraf pada sumsum tulang belakang dan otak akan ,membentuk susunan saraf somatic yang akan menyebabkan tubuh dapat melakukan reaksi terhadap dunia luar. Selain itu juga terdapat susunan saraf otonom yang mengendalikan kerja organ-organ dalam tubuh, serta untuk mnegukur proses dalam tubuih yang terpenting dalam kehidupan.
Diterbitkan di: 04 Desember, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.