CHRONIC FATIGUE SYNDDROME
Summary rating: 2 stars
3 Tinjauan
Kunjungan:
220
kata:
300
Diterbitkan di: Juni 21, 2007
Chronic fatigue syndrome (CFS) adalah istilah kedokteran untuk mengelompokkan gejala yang meliputi kelelahan yang hebat, kelemahan, deman, sakit kerongkongan dan simpul-sikpul getah bening, kebingungan, depresi, dan berkurangnya kemampuan untuk memusatkan pikiran.Gejala ini bisa bertahan bertahun-tahun.Pada suatu waktu CFS dikenal sebagai "yuppie flu," karena awalnya sangat umum dikenali di antara orang-orang profesional muda.Laporan pertama CFS muncul di pertengahan 1980s.Pada waktu itu banyak dokter yang dismissive dari keluhan pasien, tetapi penelitian terbaru telah mengkonfirmasi variasi-variasi pada fungsi jasmaniah dari orang-orang dengan CFS. Virus Epstein-Barr herpes seringkali ditemukan pada orang dengan gejala tersebut, tetapi para peneliti sudah mengesampingkan virus ini sebagai sebab, sebab utamanya tetap tak dikenal.Beberapa teori atas sebab CFS termasuk pengaktifan kembali virus masa kecil, secara abnormal mengaktifkan cytokines (sel yang memperkuat sistem kekebalan tubuh saat virus memasuki badan), jumlah hormon yang rendah, dan radang otak.Pengobatan dengan begitu jauh sebagian besar sudah diarahkan untuk meringankan gejala, dan mungkin memasukkan analgesik, obat antivirus, dan obat antidepresi lain dalam dosis rendah.Sebagai tambahan, pasien bisa belajar menjadwalkan aktivitas pada saat mereka cenderung mempunyai lebih banyak tenaga..