Hasil kajian Dr. Stanley Goldfarb cs menunjukkan,
tak ada satu hasil riset pun berkaitan langsung dengan manfaat air putih, atau
dengan kata lain tak ada satu pun riset yang menganjurkan bahwa orang sehat
memang membutuhkan rata-rata delapan gelas air minum per hari. ¨Bahkan, masih
belum jelas dari mana rekomendasi ini berasal,¨ ungkap peneliti yang memuat
hasil temuannya dalam Journal of the American Society of Nephrology.Para
peneliti mengakui jika pihaknya menemukan bukti bahwa orang yang dalam kondisi
cuaca panas, iklim kering atau para atlet membutuhkan asupan air minum lebih
banyak. Selain itu, ada beberapa riset yang menunjukkan meminum
banyak air putih dapat membantu tubuh menguras garam dan urea. Namun
begitu, kata peneliti, hingga sat ini belum ada satu pun penelitian yang
menunjukkan manfaat signifikan terhadap organ tubuh dengan menambah jumlah
asupan air minum .
Dr. Negoianu dan Goldfarb juga melakukan investigasi pada teori yang
menyebutkan meminum banyak air membuat Anda kenyang dan sehingga mengekang
selera makan.
Para pendukung pendapat ini mengatakan cara ini dapat
mambantu menjaga berat badan yang sehat dan melawan obesitas. Namun
begitu, bukti untuk klaim yang satu ini tetap bersifat meragukan. Sejauh
ini belum ada uji coba klinis yang didesain khusus yang dapat mengukur dampak
asupan air minum terhadap perawatan berat badan. Sakit kepala juga seringkali
diakibatkan oleh kekurangan atau kehilangan cairan, namun masih sedikit
data yang bisa mendukung teori ini, menurut para peneliti. Peneliti menegaskan
bahwa meminum banyak air secara sederhaa aka membuat Anda membuang lebih banyak
melalui ginjjal, namun bukan berati Anda sedang membuang lebih banyak racun.
¨Tugas ginjal adalah membersihkan racun, itulah apa yang ginjal lakukan.
mereka melakukanya sangat efektif dan mereka melakukannya secara independen
tanpa tergantung seberapa banyak air yang Anda minum. Ketika Anda minum
banyak, yang anda lakukan hanyalah mengeluarkan banyak urin tetapi tidak banyak
racun dalam urin,¨ terang Goldfarb.