Beberapa perempuan menderita
kesakitan saat melakukan hubungan
intim dengan pasangan, dikenal sebagai
dyspareunia. Untuk sebagian besar perempuan, tentu saja hal ini sangat
tidak menyenangkan. Bagaimana tidak, hubungan kedekatan yang paling intens dengan
pasangan terhalang karena kesakitan yang tidak diinginkan. Ingin tahu kenapa?
Berikut beberapa penyebabnya dan solusi untuk mengatasinya:
1. Kurangnya
rangsangan seksual
Ini adalah masalah umum yang
paling sering terjadi menyebabkan kesakitan saat hubungan intim. Saat tubuh
perempuan siap melakukan hubugan intim, Miss V akan bersifat lentur untuk
memudahkan
penetrasi organ genital laki-laki. Saat hal ini terjadi, Miss V akan
menjadi terlubrikasi untuk menghindari kemungkinan lecet. Jadi saat tidak
terangsang, Miss V tidak cukup terlubrikasi sehingga
sakit saat organ pria
''memaksa'' masuk. Namun jika Anda cukup terangsang namun tetap merasakan sakit
saat penetrasi,
segera temui dokter kandungan
untuk mencari tahu penyebabnya.
2. Siklus kesakitan
Saat Anda kesakitan, hal itu
mengalangi rangsangan seksual. Dan tentu saja kurangnya rangsangan akan
menimbulkan rasa kesakitan lebih lanjut. Sejumlah perempuan biasanya mengenali
siklus kesakitan ini, dan takut untuk melakukan hubungan intim sebab takut rasa
sakit akan datang lagi. Ketakutan semacam ini juga mengalangi rangsangan, yang
menyebabkan kesakitan saat pasangan mencoba penetrasi, begitu seterusnya
seperti lingkaran setan tiada habisnya. Jika sulit terangsang sehingga
menyulitkan penetrasi karena rasa sakit yang muncul,
3. Teknik menolong diri-sendiri
Cobalah mengurangi rasa sakit
saat berhubungan intim dengan berbagai cara berikut:
* Santai
* Pastikan jiwa dan pikiran
menyatu dengan tubuh
* Latihan otot panggul
* Fantasi nakal
* Sensual sebelum acara inti
* Cukup lubrikasi
* Rangsanglah sistem saraf
simpatik
Sebaiknya Anda mengenali bagian
mana yang sakit saat penetrasi. Jika rasa sakit muncul di perut bagian bawah
atau hanya pada satu sisi, segera temui dokter kandungan untuk pengecekan lebih
lanjut apakah hal itu karena endometriosis, prolapse, kista ovarium, atau
penyakit peradangan pada panggul.
Abstrak lain tentang Rasa Sakit Saat Bercinta