.

Autisme

Summary rating: 4 stars 2 Tinjauan
Pengarang : Teguh Vedder
Ringkasan oleh : tedifa
Kunjungan: 31
kata: 300
Diterbitkan di: April 07, 2008


Pada peringatan Hari Peduli Autisme Sedunia di
Jakarta, Rabu (2/4), dr. Melly Budiman SpKJ dari Yayasan Autisma Indonesia
mengatakan hal itu juga menunjukkan adanya peluang penyembuhan dan perbaikan
kondisi bagi penyandang autisme.
"Autisme memengaruhi otak dan tubuh. Jika gangguan pada tubuh dapat
disembuhkan maka itu akan membantu memperbaiki otak pula," katanya dan
menambahkan bahwa hal itu didukung pula oleh fakta tentang banyaknya anak
autistik yang "menyembuh".
Mereka, ia melanjutkan, juga alergi terhadap banyak jenis makanan, keracunan
logam berat (Hg,Pb,As,Cd) dan kondisi biokimiawi tubuhnya terganggu. "Bila
semua gangguan di tubuhnya dapat disembuhkan, maka otaknya akan bisa lebih
berfungsi dengan baik," katanya. Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa yang
terpenting dalam hal ini adalah mendeteksi dan mendapat diagnosa gangguan
tersebut sedini mungkin.
Semakin awal seorang anak terdiagnosa dan mendapat terapi yang tepat, menurut
dia, semakin besar kesempatannya untuk kembali ke jalur perkembangan yang
normal. Penatalaksanaan komprehensif bagi penyandang autisme, katanya, meliputi
perbaikan tubuh dari dalam (penatalaksanaan biomedis), medikamentosa (obat)
bila diperlukan dan tatalaksana non-medis seperti terapi perilaku, wicara,
okupasi, integrasi sensoris dan yang lainnya.
"Banyak anak mengalami perkembangan yang luar biasa, namun banyak pula
yang tidak berkembang dengan baik," katanya. Ia menjelaskan pula bahwa
dalam hal ini orang tua penyandang autisme membutuh dukungan dari dokter,
terapis dan terutama masyarakat supaya bisa tegar menghadapi keadaan anaknya
dan tidak berputus asa.  
"Karena itu kami mengimbau masyarakat untuk lebih memahami apa itu
autisme, dan tidak mengolok-olok atau melecehkan individu autistik, tetapi
lebih bersikap toleran dan membantu, untuk bersikap empatik terhadap orang tua
anak penyandang autisme dan mengerti kesulitan yang mereka hadapi,"
katanya. Pengelola sekolah, kata dia, hendaknya juga memberi kesempatan
pendidikan kepada anak penyandang autisme yang memang layak dan mampu.
"Dan pemerintah tentunya harus memberi jaminan dalam bidang kesehatan,
pendidikan dan terapi yang terjangkau oleh semua golongan masyarakat,"
demikian dr. Melly.





Autisme  oleh  Teguh Vedder    2008 
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------

Recent Shvoongers

  • amibroker
  • AsepSuryana
  • herro
  • jurnalis
  • DenKun
  • Kharis
  • nilna
  • AryaGuna
  • airakheisa
  • Rakyat
  • kusuma
  • tomaz
  • insansains
  • deleon
  • PermataPratiwi
  • KireinaLie

.