Dosis Tinggi Vitamin E Picu Kanker Paru
Summary rating: 1 stars
4 Tinjauan
Kunjungan:
125
kata:
600
Diterbitkan di: Maret 12, 2008
Vitamin E merupakan salah satu jenis vitamin yang
berperan penting dalam tubuh untuk mencegah penuaan. Namun bila dikonsumsi
dalam dosis tinggi, vitamin ini diduga dapat meningkatkan risiko kanker
paru-paru, demikian dilaporkan sebuah riset yang dipublikasikan awal Februari
ini.Penelitian di Amerika Serikat yang melibatkan 77 ribu
partisipan mengindikasikan bahwa mengonsumsi 400 miligram per hari dalam jangka
waktu lama dapat meningkatkan risiko kanker hingga 28 persen, khususnya di
antara para perokok. Hasil riset yang dipublikasikan dalam American Journal
of Respiratory and Critical Care Medicine ini juga memberi peringatan akan
ancaman serupa dari beta-karoten bila dikonsumsi secara
berlebihan.Peneliti menganjurkan, asupan vitamin E sebaiknya tidak diperoleh
dari obat-obatan sintetis. Untuk mendapatkan manfaat terbaik, vitamin E
sebaiknya diperoleh dari sumber alami seperti buah-buahan dan sayuran.
Dr. Tim Byers dari Universitas Colorado mengatakan, diet seimbang dan sehat
yang diwujudkan dengan cara memperoleh manfaat dari nutrisi dan mineral dalam
cakupan yang luas, dapat membantu menghindari risiko kanker.Dalam risetnya,
peneliti memantau asupan per hari vitamin C, asam folat dan dan vitamin E para
partisipan berusia 50 hingga 76 selama empat tahun. Sepanjang penelitian,
tercatat 521 partisipan mengalami kanker paru.Kebiasaan merokok, sejarah
penyakit dalam keluarga dan usia merupakan faktor-faktor yang telah diprediksi
berkaitan erat dengan kasus kanker ini. Sementara itu, penggunaan vitamin C dan
asam folat justru tidak berpengaruh, lain halnya dengan vitamin E.Setelah
memperhitungkan dan menganalisis data selama sekitar delapan tahun, peneliti
menyimpulkan adanya peningkatan risiko tambahan sebesar 7 persen dari setiap
100 miligram vitamin E yang dikonsumsi per hari.Kebiasaan mengonsumsi vitamin E
memang sangat banyak ditemukan di kalangan para perokok, tetapi konsumsinya
seringkali tidak dibatasi.Manfaat vitamin E memang sudah dikenal luas sebagai
antioksidan yang mampu melindungi sel-sel serta molekul dari radikal
bebas. Namun begitu, para peneliti di AS berspekulasi, dalam dosis
tinggi, vitamin ini justru dapat bersifat pro-oksidan, menyebabkan oksidasi
sehingga memicu kerusakan sel-sel.
Bertolak belakang dengan banyaknya asumsi tentang manfaat vitamin E, konsumsi
vitamin ini sebagi suplemen berhubungan dengan risiko penyakit kanker
paru. Riset ke depan mungkin akan fokus pada komponen lain pada
buah-buahan dan sayuran yang mungkin dapat menjelaskan penurunan risiko kanker
yang berkaitan dengan buah dan sayuran,ยจ ungkap Dr Christopher Slatore dari
Universitas Washington yang
memimpin riset ini. Sementara itu sebuah riset di Finlandia yang melibatkan 29
ribu perokok pria yang mengonsumsi betakaroten - yang dapat diubah menjadi
vitamin A dalam tubuh - menyatakan adanya peningkatan risiko sebesar 18 persen
mengidap kanker paru-paru.