Lupa Sarapan Picu Obesitas
Summary rating: 2 stars
1 Tinjauan
Kunjungan:
52
kata:
300
Diterbitkan di: Maret 12, 2008
Remaja yang ingin tetap sehat sebaiknya tidak boleh
melewatkan sarapan, karena menurut studi yang dipublikasikan jurnal Pediatrics edisi Maret, mereka yang
elewatkan makan pagi berisiko tubuhnya menjadi gemuk.Dengan
melibatkan 2.216 remaja di wilayah Minneapolis-St. Paul, Minnesota, Amerika
Serikat, riset ini meneliti sejumlah faktor seperti masalah pola makan,
berat badan serta gaya hidup selama lima tahun. Partisipan riset ini wajib
mengisi survei mengenai pola makan serta memberi keterangan mengenai tinggi,
berat, indeks massa tubuh serta
kegiatan fisik mereka. Hasil studi menunjukkan, semakin rutin remaja
melakukan sarapan pagi, semakin rendah pula indeks massa
tubuh mereka. "Apa yang kami temukan dalam studi ini bahwa anak-anak
yang sering menikmati sarapan terutama setiap hari, secara keseluruhan mereka
lebih sehat dalam hal gaya
hidup mereka," kata Mark Pereira
dari University
of Minnesota School of Public Health, yang memimpin studi itu. "Menarik
untuk memperhatikan bahwa anak-anak yang makan pagi setiap hari, secara
keseluruhan, memiliki pola makan yang jauh lebih baik dan secara fisik lebih
aktif," kata Mark Pereira.Pereira menyatakan teori bahwa orang yang makan
pagi dapat mengendalikan nafsu makan mereka lebih sepanjang hari itu. Itu juga
dapat mencegah mereka makan secara berlebihan saat makan siang atau makan
malam.Lebih dari sepertiga remaja yang berusia 12 hingga 19 tahun, menurut
studi tersebut, sekarang mengalami kelebihan berat badan atau menghadapi risiko
mengalami obesitas.