7 Cara Atasi Kulit Kaki Pecah dan Kapalan
Summary rating: 3 stars
2 Tinjauan
Kunjungan:
142
kata:
600
Diterbitkan di: Maret 12, 2008
Memang Anda jadi terlihat seksi
dan menarik bila memakai stiletto, tetapi sebaiknya jangan terlalu lama.
Kaki yang pecah-pecah membuat kecantikan perempuan kurang lengkap. Apalagi
kalau terjadi kapalan di bagian tertentu. Coba cara berikut untuk
mengatasinya. Gara-gara kaki perempuan, sejarah Nusantara bisa berubah.
Itu terjadi pada Ken Dedes. Gara-gara kain Ken Dedes tersingkap, Ken Arok
terpesona melihat keindahan betis dan kakinya. Sejarah kemudian menuliskan Ken
Arok bertahta sebagai raja Kerajaan Singasari dengan Ken Dedes sebagai
permaisurinya. Kisah itu pun menyiratkan, kaki yang indah menambah poin daya
tarik seorang perempuan. Sebaliknya, kaki kering dan pecah-pecah bakal
menurunkan daya tarik itu.
Layak Diperhatikan
Seperti anggota tubuh yang lain, sebenarnya kaki
juga layak mendapat perhatian ekstra. Jika rambut secara berkala mendapat
perawatan creambath, kaki juga layak dimanjakan dengan pedikur untuk
membersihkan kuku dan sel-sel kulit mati di sekitar kaki. Memang sudah
selayaknya kita memanjakan kaki karena kaki sudah bekerja keras sepanjang hari.
"Kaki memiliki tugas berat sebagai penyangga tubuh kita," kata Djoko
Kurniawan, brand manager produk perawatan kulit Erhalogy. Kaki yang sehat dan
indah pasti akan menambah rasa percaya diri dan siap membawa tubuh kita ke mana
pun pergi. Mungkin karena kesibukan dan sering ditutup sepatu, kecantikan kaki
sering terabaikan. Tanpa disadari kemudian muncul masalah, mulai dari kaki bau,
kulit sangat kering, pecah-pecah. "Selain kaki kering dan pecah-pecah,
masalah yang sering dialami perempuan Indonesia
adalah penebalan di bagian tertentu kulit kaki. Ini sering kita sebut kapalan
atau callus dalam bahasa kedokteran," sebut Dr Indrawati Widjaja,
SpKK, dokter spesialis kulit dari Erha Institute Jakarta. Kulit kaki dan tumit
yang ekstra kering itu terjadi karena jenis kulit yang memang kering, kelainan
kulit bawaan, terjadi dehidrasi atau kekurangan air pada kaki. Jenis kulit
kaki yang kering bakal tambah parah jika terpapar pendingin udara atau terpapar
cuaca kering terus-menerus. Belum lagi jika kaki juga terpapar zat-zat kimia
dari deterjen, pembersih lantai, dan lain-lain. "Karena itu, usahakan
menggunakan alas kaki saat mencuci atau membersihkan lantai," kata Dr Indrawati.
"Kalau masalah penebalan atau kapalan pada kaki, terutama terjadi pada
bagian yang sering bergesekan dengan sepatu atau sandal. Biasanya penebalan
kulit ini terjadi karena penggunaan sepatu hak tinggi, gangguan dari tulang
metatarsal, ketidaknormalan cara berjalan, atau oleh obesitas," paparnya.
Rendam Air Hangat
Untuk masalah kulit kaki kering, ia menyarankan
untuk tak lupa mengoleskan body lotion di daerah kaki. "Tetapi,
bukan sembarang body lotion. Pilih yang mengandung banyak
pelembab," katanya. Selain mengoleskan pelembab, jangan lupa merendam kaki
selama setengah jam dalam air hangat seminggu dua atau tiga kali. "Setelah
itu bersihkan kaki dengan sikat lembut. Untuk mengikis sel-sel kulit mati dan
kulit yang kapalan, kaki bisa digosok menggunakan scrub atau batu
apung," ujarnya.