Halaman Utama Shvoong > Kedokteran & Kesehatan > Orang Batak Rentan Terkena Maag

.

Orang Batak Rentan Terkena Maag

Pengarang : Teguh Vedder
Ringkasan oleh : tedifa
Kunjungan : 147  kata: 600   Diterbitkan di: Februari 15, 2008
Penyakit maag ternyata mempunyai hubungan dengan
ras. Berdasarkan penelitian di RS PGI Cikini dan RSCM, Jakarta Pusat, diketahui
bahwa suku Batak, Sumatera Utara, mempunyai kecenderungan menderita maag lebih
besar dari suku lain. Demikian diungkapkan dokter ahli penyakit dalam Prof dr
Jamahain Boas Saragih DTMH, SpPD, KGEH (62) kepada wartawan di Hotel Nikko,
Jakarta Pusat, Senin (28/1) siang. Boas akan dikukuhkan sebagai
Guru Besar Tetap dalam Ilmu Penyakit Dalam pada Fakultas Kedokteran Universitas
Kristen Indonesia (UKI) pada Kamis (31/1) mendatang. Pidato pengukuhannya
dibuat dengan judul Hubungan antara Infeksi Kronik, Helicobacter Pylori dengan
kanker Lambung.

Adakah Faktor Lain?
Prof Boas mengatakan, penyakit dispepsia atau yang lebih dikenal sebagai maag
di antaranya disebabkan oleh helicobacter pylori (HP), satu-satunya kuman 
yang mampu hidup di Lambung manusia. "Lambung manusia itu asam, sehingga
kuman tidak bisa bertahan hidup, hanya HP yang bisa,"ujarnya. International
Agency for Research of Cancer (IARC), sebuah komisi di WHO, menyatakan, HP
adalah zat  karsinogen tingkat satu, sama seperti virus hepatitis B dan C.
Dosen FK UKI ini menuturkan, 75 persen dari kelompok positif infeksi HP di
Indonesia adalah orang Batak. Selain itu, dia juga mengaitkan penelitiannya
dengan faktor agama. Dari 11 orang Batak Muslim hanya satu yang
positif, sedangkan dari 36 orang Batak Kristen, 26 orang positif infeksi
HP. "Saya tidak mau mengungkap masalah SARA, tapi ini perlu diketahui, apa
bedanya orang Muslim dan Kristen selain sembahyangnya, ini yang menjadi
pertanyaan," kata ayah empat orang anak kelahiran Pematangsiantar,
Sumatera Utara, 14 November 1945 itu.

Terkait kemungkinan perbedaan makanan, dia tidak bisa menyimpulkan.
"Saya tidak bisa bilang itu masalah makanan, harus ada penelitian lebih
lanjut," tuturnya. Teori pengaruh ras ini juga berlaku di dunia. Di
Amerika Serikat (AS), ditemukan bahwa jumlah kaum Hispanik (Spanyol)  yang
menderita infeksi HP jauh lebih tinggi dari kulit putih. Di Singapura, jumlah
ras China
penderita infeksi HP tiga kali lebih tinggi dibanding Melayu dan India.
"Saat saya ungkap pengaruh ras ini di kongres nasional penyakit dalam, hal
ini hanya dianggap kebetulan," ujarnya.Prof Boas menuturkan, ada dua jenis
cara penularan HP yakni fekal (kotoran) ke oral dan dari oral ke oral.
Penularan fekal ke oral bisa terjadi melalui lalat, atau tangan manusia yang
tidak bersih. "Di NTB,ada budaya makanan dikunyah ibu sebelum dimasukkan
ke mulut anaknya. Ini bisa menjadi penularan oral ke oral. Dahulu,  di
kampung saya (Sumut) juga ada, tapi sekarang sudah sedikit. Bagi orang Batak,
istilahnya memei," ujarnya. Di Indonesia, penularan HP terbanyak
diduga berasal dari lingkungan. Sedangkan di AS, HP menyebar dari sumber air
minum, bukan makanan. Boas juga mencoba melihat hubungan HP dengan kanker
lambung.

Menurutnya, peran HP dalam membentuk penyakit kanker lambung masih pro dan
kontra. "Sebagian peneliti dunia berpendapat HP akan berevolusi menjadi
kanker lambung," ujarnya. Namun, berdasarkan penelitiannya sejak 1998
hingga 2005, ditemukan bahwa terjadi penurunan jumlah infeksi HP dari
tahun  ke tahun, tapi jumlah penderita kanker lambung tetap, bahkan
cenderung naik. "Di Indonesia HP dan kanker lambung tidak mempunyai
hubungan linier, ini berarti kanker lambung disebabkan berbagai faktor, seperti
sistem kekebalan tubuh dan berbagai jenis strain HP," tuturnya.

Abstrak lain tentang Orang Batak Rentan Terkena Maag
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Tambahkan komentar Anda Tidak ada komentar

Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------