Kesiapan Orang Tua Menghadapi Bayi Prematur
Summary rating: 4 stars
3 Tinjauan
Kunjungan:
215
kata:
600
Diterbitkan di: Februari 05, 2008
Ketika bayi premature boleh
dibawa pulang, dibutuhkan kesiapan orang tua untuk merawat bayi premature di
rumah. Mau tidak mau orang tua harus belajar merawat bayi premature karena bayi
ini membutuhkan perawatan khusus yang berbeda dengan bayi-bayi pada umumnya.
Orang tua di rumah perlu menjaga kehangatan tubuh pada bayi premature. Karena
kulitnya masih sangat tipis, bayi premature sangat rentan terhadap dingin. Cara
paling tepat untuk menjaga suhu tubuh bayi premature adalah dengan metode
kanguru. Metode ini meniru cara kanguru menghangatkan badan anaknya.
Caranya adalah, bayi ditelanjangi
dan hanya memakai popok serta penutup kepala. Bayi lalu dimasukkan ke dalam
baju ibunya dan diletakkan di antara payudara ibu. Baju ibu berfungsi untuk
seluruh tubuh bayi seperti kantong kanguru. Ketika ibu berdiri dan duduk,
posisi bayi ditegakkan. Sementara pada posisi ibu berbaring bayi tengkurap atau
miring.
Metode kanguru ini dilakukan
selama 24 jam. Oleh karena itu dibutuhkan “ibu pengganti” yang bisa dilakukan
oleh ayah atau anggota keluarga lainnya. Meski premature orang tua tidak perlu
takut untuk memberi minum bayi. Bayi premature tetap harus diberi ASI setiap
2-3 jam sekali. Bayi premature dengan berat badan 1,8-2 kg sudah memiliki
refleks mengisap yang baik. Kalau bayi masih kesulitan mengisap, pemberian ASI
bisa melalui pipet.
Kalau karena terpaksa ASI tidak
bisa keluar, bayi premature bisa diberi susu formula. Sekarang ini dipasaran
banyak susu formula khusus untuk bayi premature, namun pemberiannya harus
berkonsultasi dengan dokter. Ada
literature yang menyebutkan, pemberian susu tidak boleh terlalu banyak, hanya
10-30 cc per kg berat badan perhari karena bayi premature masih mengalami
gangguan pada system penyerapan.
Bayi premature sebaiknya tidak
dimandikan karena rentan kedinginan. Untuk menjaga kebersihan, bayi premature
cukup dilap dengan air hangat lalu segera dikeringkan dengan handuk kemudian
digendong lagi dengan metode kanguru. Jika ruangan memakai mesin penyejuk
ruangan (AC), suhu minim ruangan sebaiknya tidak kurang dari 25 derajat
Celcius. Bayi yang lahir premature tetap harus diberi vaksinasi agar terhindar
dari penyakit menular mematikan. Pemberian imunisasi ini harus dikonsultasikan
dengan dokter, demikian juga dengan pemberian makanan semi padat.
Meskipun bisa merawat sendiri,
orang tua sebaiknya tetap rajin berkonsultasi dengan dokter selama merawat bayi
premature di rumah