Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Kedokteran & Kesehatan>Sejarah Kedokteran Dan Sains>Http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/531249/

Http://www.seputar-indonesia. com/edisicetak/content/view/ 531249/

oleh: mothu    
ª
 
Memiliki mata normal adalah impian semua orang.Ini dikarena mata merupakan salah satu pancaindra yang berperan aktif dalam kehidupan. Keinginan itu kini bisa dimiliki setiap orang, khususnya pengguna kacamata maupun soflens.

Setiap dokter mata memiliki beragam alternatif untuk mengembalikan mata normal, mulai dari operasi bedah mata maupun laser.Lasik atau laser assited in-situ keratomileusis merupakan salah satu tindakan yang paling sering dilakukan. Namun, kali ini terdapat teknologi baru yang lebih cepat dan juga aman dengan menggunakan 6 Dimension Z Lasik.6 Dimension Z Lasik merupakan teknologi baru dalam operasi mata.

Proses operasi pun bisa dilakukan lebih cepat dan aman. 6 Dimension Z Lasik merupakan penyempurnaan dalam teknologi lasik terdepan,” ucap Dr Tjahjono D Gondhowiardjo SpM, spesialis mata dari JEC pada seminar bertemakan “6 Dimension Z Lasik is not just another Lasik” yang diselenggarakan di Jakarta Eye Center (JEC) di Kedoya, Jakarta.

Teknologi ini sangat berbeda dengan teknologi seperti operasi bedah mata dengan menggunakan pisau bedah maupun lasik. 6 Dimension Z Lasik ini adalah pengoperasi dengan menggunakan laser, namun dengan teknologinya lebih maju. “Laser ini bernama femtosecond, sebuah sinar infrared yang memiliki kemampuan memotong sangat akurat, lebih lembut, dan lebih cepat dibandingkan teknologi laser lainnya,”ujarnya.

Teknologi ini pun pasti jauh dari alat pisau bedah dan tanpa perlu jahitan. Teknologi ini juga menggabungkan kecepatan ablasi kornea yang sangat tinggi dengan sistem pelacak mata turbo aktif dalam enam dimensi gerakan mata. “Jadi, 6 Dimension ini adalah arah gerakan mata sehingga bila mata pasien bergerak, sinar laser tersebut tetap bekerja di tempat yang tepat,” tuturnya.

6 Dimension Z Lasik hadir dengan kecepatan tinggi yang lebih unggul untuk menghilangkan minus, silinder, dan plus sekaligus. “Kecepatannya mencapai 750 Khz dan waktu pengoperasian hanya membutuhkan waktu 10 menit per mata tanpa rasa nyeri,”ujarnya. Setelah pengoperasian juga awalnya akan merasa tidak nyaman. “Tapi itu hanya selama tiga jam pertama,”katanya.

Alexandra Asmasoebrata, pembalap wanita yang baru melakukan operasi lasik pada Agustus lalu mengatakan puas dengan operasi lasik. “Awalnya sempat takut dan tegang, tapi setelah dilasik, saya bisa melihat dengan jelas sampai saat ini.”katanya
Diterbitkan di: 04 Oktober, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.