Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Konsep Dasar Bayi Baru Lahir

oleh: infotech25    
ª
 
Pengertian
Bayi baru lahir normal adalah bayi cukup bulan (aterm) dengan umur antara 37 – 42 minggu, berat badan antara 2500 – 4000 gram (Sulaiman Sastrawinata, 1981 : 7 ).

Seorang bayi normal beratnya kira-kira 2,5 kg dengan panjang 50 cm mulai dari kepala hingga telapak kaki dan mempunyai keliling oksitofrontal 34 – 35 cm. Kepala berukuran seperempat tubuhnya. Tubuhnya sintal dan perutnya buncit tubuhnya masih lentur dalam keadaan terlentang kepalanya condong ke samping dan sebelah bahunya terangkat dari kasur, tangisnya kencang (Bannet V.K and Brown L.K, 1999 : 2 – 8).

Perubahan – perubahan yang Terjadi Segera Setelah Lahir
Sebagai akibat perubahan lingkungan dari kehidupan intrauterine ke lingkungan ekstrauterine, bayi menerima rangsangan yang bersifat kimiawi, mekanik dan teknik. Hasil perangsangan ini membuat bayi akan mengalami perubahan metabolik, pernafasan, sirkulasi dan lain-lain.

1. Perubahan Metabolisme Karbohidrat
Energi tambahan yang diperlukan neonatus pada jam-jam pertama sesudah lahir, diambil dari hasil metabolisme asam lemak sehingga kadar gula darah dapat mencapai 120 mg/ 100 mg.

2. Perubahan Suhu Tubuh
Segera setelah lahir, bayi akan berada di tempat yang suhu lingkungannya lebih rendah dari lingkungan dalam lahir. Suhu tubuh normal neonatus yaitu 36,50C – 37,50C. Bila bayi dibiarkan dalam suhu kamar ( 250C) maka bayi akan kehilangan panas melalui evaporasi (penguapan), konveksi dan radiasi sebanyak 200 kalori / kg Bb / menit, sedangkan pembentukan panas yang dapat diproduksi hanya persepuluh dari jumlah kehilangan panas di atas, dalam waktu 15 menit. Keadaan ini sangat berbahaya untuk neonatus, terlebih bagi BBLR, bayi dapat mengalami asfiksia karena tidak sanggup mengimbangi penurunan suhu tersebut dengan produksi panas yang dibuat sendiri.

3. Perubahan Sistem Pernafasan
Pernafasan normal pada neonatus pertama kali bernafas 30 detik sesudah kelahiran. Pernafasan ini terjadi sebagai adanya aktivitas normal dari susunan saraf pusat dan perifer yang dibantu oleh beberapa rangsangan lainnya. Misalnya tekanan mekanis pada toraks sewaktu melalui jalan lahir. Penurunan tekanan O2 dan kenaikan CO2 pada paru-paru merangsang kemoreseptor yang terletak pada sinus karotis sehingga bayi bernafas, rangsangan dingin di daerah muka dapat merangsang permulaan gerakan pernafasan.

4. Perubahan Sistem Sirkulasi
Dengan berkembangnya paru-paru tekanan O2 di dalam alveoli meningkat dan tekanan karbondioksida menurun, hal ini mengakibatkan aliran darah ke paru-paru mneingkat, akhirnya darah dari arteria pulmonalis mengalir ke paru-paru dan duktus arteriosus menutup.

Dengan terpotongnya tali pusat, arteri dan vena umbilikalis menciut, aliran darah dari placenta melalui vena cava superior dan foramen ovale ke atrium kiri terhenti, paru-paru mulai berfungsi.

Dengan masuknya darah dari paru-paru ke dalam atrium kiri, tekanan atrium kiri menjadi lebih tinggi daripada tekanan atrium kanan, hal ini menyebabkan foramen menutup, sirkulasi jarum berubah menjadi sirkulasi bayi yang hidup di luar badan ibu.

5. Perubahan – perubahan Lain
Perubahan–perubahan lain yang terjadi pada neonatus selain perubahan–perubahan di batas yaitu mulai berfungsinya alat-alat pencernaan, hepar, ginjal dan alat-alat lainnya.

Ciri-ciri Bayi Normal
Bayi baru lahir normal mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
1. Berat badan : 2500 – 4000 gram
2. Panjang badan : 48 – 52 cm
3. Lingkar dada : 30 – 38 cm
4. Lingkar kepala :
a. Ukuran melingkar
1) Circumferentalia suboccipito bregmantika
(lingkar kepala kecil ) : 32 cm
2) Circumferentia fronto occipitalis
(lingkar kepala sedang) : 34 cm
3) Circumferentia mento occipitalis
(lingkar kepala besar) : 35 cm

b. Ukuran melintang
1) Diameter biparentalis : 9 cm
2) Diameter bitemporalis : 8 cm

c. Ukuran muka belakang
1) Diameter suboccipito bregmantika : 9,5 cm
2) Diameter suboccipito frontalis : 11 cm
3) Diameter fronto occipitalis : 12 cm
4) Diameter mento occipitalis : 13,5 cm
5) Diameter submento bregmantika : 9,5 cm

5. Denyut jantung pertama 180 x/ menit turun 120 x/mnt
6. Bernafas 80 x / menit turun 40 x . menit
7. Kulit kemerahan dan licin
8. Rambut lanugo tidak terlihat
9. Kuku agak panjang dan lembek
10. Genetalia :
a. Labia mayora menutupi labia minora pada bayi perempuan.
b. Testis sudah pada serotum pada bayi laki-laki.
11. Reflek hisap dan menelan, reflek moro, gerak refelek sudah baik
12. Eliminasi baik urine dan mekanium keluar dalam 24 jam pertama.
Diterbitkan di: 19 September, 2010   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa yang di maksud dengan oksitofrontal ? Lihat semua
Komentar Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.