Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Gejala Umum Penderita Tuberculosis Paru

oleh: abi_ilmi     Pengarang : erna
ª
 
Gejala-gejala paling umum pada penderita Tuberculosis Paru adalah :

a. Demam
Biasanya subfebris menyerupai demam influenza dan kadang-kadang panas badan dapat mencapai 40 – 41 0C serangan demam dapat sembuh kembali begitulah seterusnya hilang timbulnya demam influenza ini, sehingga klien merasa tidak terbebas dari serangan demam influenza. Dan keadaan ini sangat dipengaruhi daya tahan tubuh penderita dan berat ringannya infeksi kuman tuberculosis yang masuk.

b. Batuk
Gejala ini banyak ditemukan. Batuk terjadi karena adanya iritasi pada bronkus, batuk ini diperlukan untuk membuang produk-produk radang keluar karena terlibatnya bronkus pada setiap penyakit tidak sama. Mungkin saja bentuk baru ada setelah penyakit berkembang dalam jaringan paru yakni setelah berminggu-minggu atau berbulan-bulan peradangan bermula. Sifat batuk dimulai dari batuk kering (non produktif) kemudian setelah timbul peradangan menjadi produktif (menghasilkan sputum) keadaan berlanjut adalah batuk darah (hemoptoe) karena terdapat pembuluh daran yang pecah. Kebanyakan batuk darah pada tuberculosis terjadi pada kavitasi, tapi juga terjadi pada ulkus dinding bronkus.
Pada penyakit yang ringan (baru timbul) belum dirasakan sesak nafas, sesak nafas akan ditemukan pada penyakit yang sudah lanjut dimana infiltrasinya sudah setengah bagian paru-paru.

c. Nyeri dada
Gejala ini agak jarang ditemukan nyeri dada timbul bila infiltrasi radang sudah sampai ke pleura sehingga menimbulkan pleuritis.

d. Malaise
Penyakit tuberculosis bersifat radang yang menahun. Gejala malaise sering ditemukan berupa anoreksia (tidak ada nafsu makan). Badan semakin kurus (berat badan turun), sakit kepala, meriang, nyeri otot, keringat malam dan lain-lain. Gejala malaise ini makin lama makin berat dan terjadi hilang timbul secara tidak teratur.

Diterbitkan di: 18 Juli, 2010   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.