• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Kedokteran & Kesehatan>Genetika>Antibiotik Dapat menyebabkan Kecacatan pada Bayi

.

Antibiotik Dapat menyebabkan Kecacatan pada Bayi

oleh : tb2g     

Pengarang : Archives of Pediatrics & Adolescent Medicine
Studi terkini menyebutkan bahwa pemakaian antibiotik untuk mengatasi infeksi saluran kemih pada ibu hamil akan meningkatkan
risiko anak cacat lahir. Dokter dan ibu hamil pun disarankan untuk lebih berhati-hati terhadap dua jenis antibiotik ini.
risiko anak cacat lahir. Dokter dan ibu hamil pun disarankan untuk lebih berhati-hati terhadap dua jenis antibiotik ini.
Peneliti menemukan fakta cacat lahir itu pada dua jenis antibiotik, yaitu sulfonamide (contoh: Bactrim) dan nitrofurantoins (contoh: Macrobid). Sementara itu, antibiotik penicillins dan erythromycins, yang banyak diresepkan untuk ibu hamil selama ini tergolong aman.
Penggunaan antibiotik yang diketahui tidak aman itu harus menjadi perhatian para dokter dalam mengambil keputusan untuk menangani infeksi pada ibu hamil.
Infeksi bakteri sangat berbahaya pada ibu hamil dan janinnya. Pemakaian antibiotik perlu lebih diperhatikan, karena studi mengenai pengaruh antibiotik terhadap ibu hamil belum banyak dilakukan.
Dalam investigasinya, peneliti menganalisis enam jenis antibiotik pada 13.000 wanita hamil yang kandungannya terdeteksi cacat dan juga 5.000 wanita hamil yang bebas dari cacat kandungan. Sebanyak 30 persen wanita dalam grup tersebut mengonsumsi antibiotik selama kehamilan, terutama pada trimester pertama.
Hasilnya ternyata, sebanyak 14 persen wanita yang melahirkan anak cacat diketahui menggunakan antibiotik beberapa bulan sebelum kehamilan dan pada trimester pertama.
Antibiotik sulfonamide terkait dengan enam jenis cacat lahir, sedangkan nitrofurantoins terkait pada empat jenis cacat. Dua jenis antibiotik ini berisiko paling banyak menghasilkan cacat lahir dibanding antibiotik lain yang risiko cacat lahirnya hanya 1 jenis.
Cacat lahir itu antara lain ketidaknormalan jantung yang dikenal dengan hypoplastic left heart syndrome. Penggunaan sulfonamides akan meningkatkan risiko cacat tersebut hingga 4 kali lipat. Terjadi pada 1 dari 42.000 kelahiran.
Studi ini dimuat dalam Archives of Pediatrics & Adolescent Medicine dan diharapkan menjadi panduam dokter dan ibu hamil untuk menggunakan antibiotik yang lebih aman.
Peneliti menemukan fakta cacat lahir itu pada dua jenis antibiotik, yaitu sulfonamide (contoh: Bactrim) dan nitrofurantoins (contoh: Macrobid). Sementara itu, antibiotik penicillins dan erythromycins, yang banyak diresepkan untuk ibu hamil selama ini tergolong aman.
Penggunaan antibiotik yang diketahui tidak aman itu harus menjadi perhatian para dokter dalam mengambil keputusan untuk menangani infeksi pada ibu hamil.
Infeksi bakteri sangat berbahaya pada ibu hamil dan janinnya. Pemakaian antibiotik perlu lebih diperhatikan, karena studi mengenai pengaruh antibiotik terhadap ibu hamil belum banyak dilakukan.
Dalam investigasinya, peneliti menganalisis enam jenis antibiotik pada 13.000 wanita hamil yang kandungannya terdeteksi cacat dan juga 5.000 wanita hamil yang bebas dari cacat kandungan. Sebanyak 30 persen wanita dalam grup tersebut mengonsumsi antibiotik selama kehamilan, terutama pada trimester pertama.
Hasilnya ternyata, sebanyak 14 persen wanita yang melahirkan anak cacat diketahui menggunakan antibiotik beberapa bulan sebelum kehamilan dan pada trimester pertama.
Antibiotik sulfonamide terkait dengan enam jenis cacat lahir, sedangkan nitrofurantoins terkait pada empat jenis cacat. Dua jenis antibiotik ini berisiko paling banyak menghasilkan cacat lahir dibanding antibiotik lain yang risiko cacat lahirnya hanya 1 jenis.
Cacat lahir itu antara lain ketidaknormalan jantung yang dikenal dengan hypoplastic left heart syndrome. Penggunaan sulfonamides akan meningkatkan risiko cacat tersebut hingga 4 kali lipat. Terjadi pada 1 dari 42.000 kelahiran.
Studi ini dimuat dalam Archives of Pediatrics & Adolescent Medicine dan diharapkan menjadi panduam dokter dan ibu hamil untuk menggunakan antibiotik yang lebih aman.
Diterbitkan di: Nopember 03, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.