• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

.

Bersahabat Dengan Panik

oleh : gnegus    


Satu lagi sahabat kita "PANIK". Panik seringkali mempengaruhi kinerja seseorang. Bahkan bagi beberapa orang, panik sudah
menjadi kebiasaan sehari-harinya. Daripada menjadikannya sebagai lawan, ubahlan rasa panik menjadi kawan Anda.
Gemetaran, keringat dingin, ketakutan, salah mengucapkan kata dan pemikiran yang kacau sering melanda orang panik. Sebenarnya, terdapat dua hal yang sebenarnya memperparah panik, yaitu ketika seseorang membiarkan kepanikan itu berlanjut dan mengendalikannya serta ketika seseorang takut berlebihan terhadap panik itu sendiri.
Lalu bagaimana mengatasi rasa panik dan menjadikannya sebagai kawan? Jawabannya sangat sederhana, yaitu dengan mewaspadainya, mengalihkannya dan jadikanlah ia sebagai sahabat.
Dikutip dari Huffingtonpost, ini dia cara sederhana mengubah kepanikan dari lawan menjadi kawan:

  1. Waspada terhadap gejala panik, Jika Anda selalu waspada dengan gejala panik, Anda tidak akan menjadi korban kepanikan. Waspada maksudnya melihat gejalanya, merasakan, dan jangan sampai menjadi korban kepanikan.Waspada berarti juga Anda melihat faktor apa yang bisa membuat Anda panik, lalu mencoba menghindarinya atau menghadapinya tanpa rasa takut yang berlebihan. Meskipun itu kabar baik, Anda harus tetap waspada.

  2. Alihkan perhatian, Umumnya ketika seseorang panik, nafas akan lebih cepat, dan hal itu bisa memperparah kepanikan. Untuk mengatasinya, atur nafas dan alihkan pada sesuatu hal yang menyenangkan. Tarik nafas dalam-dalam dan keluarkan melalui hidung perlahan-lahan. Bayangkan seseuatu yang membuat perasaan Anda tenang dan nyaman atau lakukanlah sesuatu yang bisa mengusir rasa panik, seperti bernyanyi atau mengunyah permen karet.

  3. Bersahabatlah dengan panik, Tanamkan dalam pikiran Anda bahwa panik adalah suatu tanda yang baik dari tubuh untuk membuat Anda lebih waspada, termotivasi dan mengerjakan sesuatu lebih baik lagi. Pikiran bisa mengontrol apapun yang terjadi dengan tubuh, jadi berpikirlah bahwa Anda bisa mengatasi rasa panik dan tidak perlu takut dengannya. Bahkan beberapa orang justru terpacu semangatnya ketika dalam keadaan panik.


Panik bisa menjadi suatu pelajaran untuk mengenal diri sendiri lebih dalam lagi dan juga suatu bentuk pengertian untuk bisa mengerti orang lain yang juga memiliki masalah kepanikan.
Diterbitkan di: Agustus 20, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.