Metode persalinan
Caesar ternyata dapat mempengaruhi tingkat kekebalan tubuh anak tersebut. Sebuah penelitian menunjukkan
bahwa bayi yang dilahirkan dengan metode
caesar, membutuhkan waktu kira-kira enam bulan untuk mencapai mikrobiota usus yang serupa dengan bayi
lahir normal, sehingga bayi caesar memiliki risiko lebih tinggi terhadap berbagai jenis penyakit. Professor Patricia Conway, seorang peneliti dari University of New South Wales, Australia, mengungkapkan hal tersebut dalam sebuah acara talk show “Metode Persalinan Berpengaruh pada Pembentukan Mikrobiota Saluran Pencernaan dan Kekebalan Tubuh Buah Hati” di Hotel Gran Melia, Jakarta. Untuk membantu dan mencegah anak yang lahir Caesar dari berbagai jenis penyakit dapat dilakukan dengan pemberian ASI yang optimal. Namun, tak semua wanita mampu memberikan ASI. Jika ASI tidak keluar (apalagi yang melahirkan caesar) sebaiknya benar-benar memperhatikan asupan yang masuk ke dalam tubuh sang buah hati. Salah satunya dengan memberikan suplemen yang mengandung probiotik.