Beberapa ilmuwan Amerika Serikat menyimpulkan kebiasaan mengkonsumsi sebutir
telur sehari dapat meningkatkan resiko penyakit
diabetes ( kencing manis) sebanyak 60 %. Bahkan, bagi wanita, beresiko lebih tinggi. Peneliti Fakultas Kedokteran Universitas Harvard dan Rumah Sakit Wanita Boston, juga memberi peringatan, penderita diabetes type 2 atau jenis yang dialami orang dewasa, bisa menderita keadaan yang jauh lebih serius jika mengkonsumsi beberapa butir
telur sehari. Penemuan ini didasari oleh penelitian atas 57 ribu wanita dan lelaki dalam tempo 20 tahun. "Tindakan mengkonsumsi hanya memakan sebutir telur dalam jangka waktu seminggu tidak memberi bahaya apa pun," menurut hasil penelitian yang dimuat dalam edisi terbaru jurnal Diabetes Care. Seiring dengan hal itu, para dokter kini menyarankan penderita diabetes type 2 atau pre-diabetes, membatasi konsumsi telur pada tiga butir saja seminggu. "Jika masih ada yang berminat menjadikan telur sebagai makanan utama, dapat dipilih yang mengandung Omega 3 lebih tinggi," menurut peneliti. Walau pun menjadi sumber beraneka sumber vitamin dan manfaat lainnya, telur juga memiliki kolesterol yang tinggi dan lemak tidak jenuh yang menjadi resiko diabetes type 2. Diabetes merupakan penyakit yang memiliki tingkat glukosa dalam darah terlalu tinggi yang disebabkan oleh kegagalan tubuh dalam menggunakannya. Ada dua jenis diabetes , yaitu Diabetes type 1 yang melibatkan kegagalan organ menghasilkan insulin dan lazimnya terjadi sebelum individu berusia 40 tahun. Diabetes type 2 merujuk kepada masalah organ yang masih dapat menghasilkan insulin, tetapi tidak cukup. Biasanya dialami oleh orang yang bermasalah dengan berat badan yang biasanya muncul ketika mereka berusia lebih dari 40 tahun.