Musim hujan yang berkepanjangan akibat adanya pemanasan global menyebabkan penyakit penyakit yang seharusnya sudah berkurang pada musim panas tapi tetap ada pada bulan Mei. Penyakit itu misalnya adalah
flu dan demam berdarah yang biasanya sudah berkurang pada bulan Mei tapi ternyata masih tetap tinggi angka kejadiannya hingga hari ini (8-Mei 2008).
Penyakit yang disebabkan virus sering kali susah di sembuhkan karena meskipun penyakit ini merupakan self limiting disease tapi bnyak menimbulkan keluhan bahkan hingga kematian. Dan anti viral sendiri di Indonesia masih sulit didapatkan dengan harga yang terjangkau. Hingga akhirnya banyak bermunculan obat-obatan herbal dengan harga terjangkau.
Misalnya Echinacea yang telah diteliti dapat meningkatkan sistem imun, Ia juga memiliki efek anti viral dan bakteriostatik dari uji in vitro. Produk herbal ini dapat juga merangsang produksi cytokin (interferon, tumor necrosis factor dan interleukin). Penelitan dengan hewan coba menunjukkan peningkatan jumlah sel darah putih yang beredar.
Meskipun begitu, Echinasea juga tetap memiliki efek samping berupa rasa tidak enak dan adanya reaksi alergi.
Echinacea juga tidak disarankan untuk pasien dengan gangguan autoimun misalnya AIDS, TBC, Multiple sclerosis, penyakit kolagen dan
diabetes melitus. Karena secara teori Echinacea mengaktifkan sistem imun sehingga terjadi exaserbasi penyakit diatas. Penggunaaan jangka panjang Echinacea dikhawatirkan terjadi hepatotoksik. Jadi Echinacea jangan diberikan pada pasien bersamaan dengan obat lain yang juga hepatotoksik misalnya anabolik steroid, amiodaron, metorexat atau ketokonazole.
Pustaka :
www.emedicine.com
Resensi lain tentang Echinacea UNTUK MELAWAN FLU DAN MENINGKATKAN IMUNITAS