COBA kamu tanyakan kepada orang tua kamu, apakah mereka menyimpan “tali pusat” kamu? Lalu tanyakan sebenarnya buat
apa tali pusar kamu itu disimpan? Benarkah Tali pusat itu bisa dijadikan obat bagi kamu saat kamu menderita sakit panas? Pernahkan orang tua kamu menggunakan “obat” itu? Dan oh ya sebenarnya apakah tali pusat itu?
Tali pusat pada awalnya adalah “saluran penghubung” antara tubuh ibu dengan tubuh bayi saat di dalam kandungan. Nah saat bayi lahir, saluran ini tentunya harus “diputus” (karena harus terpisah dari tubuh induknya kan?). Nah, potongan tali pusat ini lah yang selanjutnya disimpan oleh orang tua kamu.
Konon, tali pusat ini berkhasiat untuk dijadikan “obat” saat kamu sakit panas misalnya, dengan merendam tali pusat atau irisan kecilnya itu di air hangat, lalu di mimunkan. Benarkah kepercayaan tersebut?
Secara medis darah tali pusat (umbilical cord blood) mengandung sel induk (stem cell) yang bisa meregenerasi sendiri (sel aktif yang bisa membelah diri). Selanjutnya sel induk ini dapat di transfusikan ke tubuh manusia yang kebetulan sakit, sehingga diharapkan dapat menyembuhkan penyakitnya. Walaupun “khasiat” ini masih diperdebatkan diantara para ahli, namun New York, Amerika Serikat sana, sudah dilakukan program donor darah tali pusat. Fungsinya ya untuk membantu orang lain yang membutuhkan bantuan pengobatan tali pusat tersebut.