Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Instruksi Kerja Pencabutan IUD

oleh: Stargoldman    
ª
 
  • Instruksi Kerja Pencabutan IUD
    IUD (Intra Uterine Device) atau dalam Bahasa Indonesia disebut sebagai Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) adalah alat kecil terdiri dari bahan plastik yang lentur yang dimasukkan ke dalam rongga rahim, yang harus diganti apabila sudah digunakan selama jangka waktu tertentu. IUD merupakan cara kontrasepsi jangka panjang. Nama populernya adalah spiral.

    Keuntungan memakai IUD
    - mampu mengurangi risiko kanker endometrium sampai 40 persen.
    - Sangat efektif. 0,6 – 0,8 kehamilan/100 perempuan dalam 1 tahun pertama
    - Pencegah kehamilan jangka panjang yang ampuh, paling tidak 10 tahun
    - IUD efektif segera setelah pemasangan·
    - Metode jangka panjang (10 tahun proteksi dari CuT-380A dan tidak perlu diganti)
    - Tidak mempengaruhi hubungan seksual.
    - Tidak ada efek samping hormonal dengan CuT-380A
    - Tidak mempengaruhi kualitas dan volume ASI
    - Tidak mengganggu kualitas dan kuantitas ASI
    · Dapat dipasang segera setelah melahirkan atau abortus (apabila tidak terjadi infeksi)
    - Dapat digunakan sampai menopause
    - Tidak ada interaksi dengan obat-obat
    - Membantu mencegah kehamilan ektopik
    - Setelah IUD dikeluarkan, bisa langsung subur

    Berikut adalah instruksi kerja pencabutan IUD :

    Tujuan : Sebagai pedoman petugas agar dapat melakukan perasat dengan urut dan tepat

    A. Persiapan Alat
    - waskom 3 berisi
    - larutan bayclin 0.5%
    - deterjen
    - air bersih
    - bak steril berisi IUD kit
    - sarung tangan
    - betadin
    - kapas sublimat
    - bengkok

    B. Urutan kerja
    1. Mencuci tangan
    2. Beritahu pasien tujuan dan prosedur kerja
    3. Atur posisi pasien
    4. Pakai sarung tangan sterilVulva hygiene
    5. Pasang spikulum
    6. Cari posisi porsioUsap porsio dengan antiseptik
    7. Jepit benang dekat porsio menggunakan klem bengkok
    8. Tarik pelan-pelan benang dengan kekuatan tetap
    9. Bila benang putus saat ditarik tetapi ujng IUD tampak dilakukan penjepitan bagian ujung IUD lalu tarik keluar
    10. Lepas spikulum langsung masukkan dalam larutan bayclin
    11. Bersihkan vulva
    12. Pasien diberitahu kalau perasat sudah selesai
    13. Alat-alat dibereskan
    14. Cuci tangan
  • Diterbitkan di: 11 April, 2012   
    Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
    Terjemahkan Kirim Link Cetak
    X

    .