Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Terapi Perawatan Luka Bakar

oleh: unguceria     Pengarang : NN
ª
 
Ada tiga prioritas penting dalam perawatan luka bakar. Pertama, mendahulukan upaya tindakan emergensi (medis dan bedah). Contoh, dalam menghadapi seorang pasien yang mengalami kesulitan bernapas, prioritas pertama kita adalah mengatasi maslaha pernapasan. baru setelah pernapasannya stabil, kita bergerak ke problem kulit. Kedua, tindakan mempertahankan bentuk dan fungsi bagian tubuh yang terkena luka bakar. Ketiga, tindakan menciptakan penampakan jaringan parut sebaik mungkin.

Selama perawatan, pasien dapat menunggu terjadinya pertumbuhan kulit baru. Akan tetapi, penantian ini umumnya memakan waktu lama. Alternatif lainnya adalah melakukan skin graft (transplantasi kulit/ cangkok kulit). Transplantasi adalah proses penggantian organ atau jaringan tubuh yang tidak lagi berfungsi dengan organ atau jaringan sehat yang dapat berasal dari tubuh sendiri atau orang lain.

Transplantasi kulit dapat dikerjakan dengan mengambil kulit dari suatu bagian tubuh yang kemudian ditanam pada daerah yang memerlukan. Lokasi pengambilan (donor site) biasanya di daerah paha, dan karena ini cukup lebar dan mudah pulih. Agar pertumbuhan dapat terjadi, maka diperlukan beberapa syarat. Misalnya kulit donor haruslah kulit yang sehat; lokasi resipien (tempat donor ditanam) harus memiliki jaringan pembuluh darah yang baik; tidak memberi tekanan apapun setelah kulit donor diletakkan; dan kemampuan (skill) dokter bedah yang mengerjakan transplantasi. Umumnya pertumbuhan kulit baru akan terjadi dalam waktu 4 sampai 7 hari. Jika pada hari ketujuh kulit tidak juga tumbuh, transplantasi dapat dianggap gagal. Perlu diingat, transplantasi umumnya tidak dikerjakan untuk luka bakar superficial.

Jikan luka bakar seorang pasien demikian luas, sampai ia tidak lagi memiliki bagian yang bisa dijadikan donor, anggota keluarga dapat mendonorkan kulitnya. Tentu saja mereka harus memiliki golongan darah yang sama. Kabar terbaru yang cukup mengagetkan adalah adanya pemnafaatan kulit babi sintetis sebagai alternatif donor di negeri barat. Sekali lagi, tanpa transplantasi pun luka bakar akan sembuh, tatapi dengan waktu penyembuhan yang panjang.
Diterbitkan di: 27 Januari, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.