Anda sering merasa tidak nyaman yang diakibatkan denyut jantung yang tidak teratur atau lebih keras. Inilah yang disebut Palpitasi atau jantung berdebar.
Beberapa orang dengan palpitasi-palpitasi (jantung berdebar), tidak menderita penyakit jantung atau kelainan irama jantung (abnormal) dan penyebab jantung berdebarnya tidak diketahui.
Sebab kadang Berdebar-debar juga dikenali sebagai satu keadaan di mana degupan jantung menjadi laju atau tidak teratur. Keadaan tersebut biasa yang kebanyakannya disebabkan faktor seperti tekanan tetapi biasanya tidak teruk/serius. Kebanyakan pengidapnya mengalami keadaan ini sekali sekala dan tidak memerlukan rawatan. Walau bagaimanapun sekiranya serangan menjadi kerap dapatkan nasihat dan rawatan doktor. Degupan jantung yang cepat dan deras yang biasanya dirasai oleh pesakit sebagai denyutan jantung yang tidak normal
Bisa juga Berdebar-debar juga boleh terjadi bersama gejala lain seperti pengsan, gangguan emosi, kerap berpeluh, tangan dan kaki menjadi sejuk dan keletihan.
Yang harus anda pahami bahwa denyut jantung normal pada saat istirahat berkisar antara 60-100 kali per menit. Para atlet yang sangat terlatih memiliki denyut jantung istirahat 30-40 per menit dan mereka yang kurang berolahraga memiliki denyut jantung 80 per menit. Denyut jantung rata-rata adalah 70 per menit.
Jantung berdebar umumnya berlangsung hanya beberapa menit, namun dalam beberapa kasus bisa berjam-jam atau berhari-hari. Beberapa orang mengalami palpitasi beberapa kali sehari, yang lainnya mungkin hanya sesekali.
Namun jantung berdebar bukan berarti anda terkena penyakit jantung, bisa saja karena adanya respon emosi terhadap peristiwa stres dan emosional.
Atau adanya produksi hormon tiroid berlebihan atau peningkatan berbagai hormon pada wanita hamil.
Atau mungkin anda anemia, karena ini menyebabkan otot jantung kekurangan pasokan oksigen.
Atau anda melakukan kegiatan fisik yang intensif melebihi kemampuan.
Jadi anda perlu menganalisa dan memeriksakan diri penyebab jantung berdebar, denga pemeriksaan denyut jantung, tekanan darah dan kontrol pernapasan Anda. Tes darah bisa mengukur kadar hormon tiroid, hemoglobin, kalium, magnesium dan obat-obatan yang mungkin menyebabkan jantung berdebar.
Dari situ Dokter anda bisa mendiagnosa, anda sedang mengalamai kondisi yang bagaimana