Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Keguguran yang memicu perceraian

oleh: Azhimi     Pengarang : R.A
ª
 
Untuk keguguran sebelum dua puluh minggu, kemungkinan retak nya hubungan adalah 22% lebih tinggi. Dibandingkan dengan mereka yang baik-baik saja selama kehamilan setelah tiga tahun. 

Dan untuk yang meninggal saat lahir atau atau keguguran di atas dua puluh minggu, berisiko putus hubungan atau perceraian hingga 40% setelah satu dekade peristiwa.

Ahli kebidanan dan ginekologi dari Universitas Michigan Dr.Katherine Gold mengatakan kalau keguguran dapat menyebabkan kesedihan, kemarahan dan rasa bersalah. Mungkin saja perasaan ini dapat memudar sejalan nya waktu, tapi tidak secepat yang orang lain pikirkan atau perkirakan.

Selanjutnya Ketua Obstetri dan ginekologi New York University Medical Center Langone Dr.David Keefe menjelaskan bahwa ada kerugian yang berbeda antara pria dan wanita saat mengalami keguguran.

Pada perempuan, rasa kehilangan berlangsung lebih lama dan cenderung mengalami perubahan fisik. sementara pria, masih bisa bersikap biasa saja walaupun pasti ada ikatan emosional yang kuat antara janin dengan harapannya menjadi ayah.

Keefe berkata "Pria dan wanita cenderung berbeda dengan perempuan ingin mendiskusikan dan laki-laki cenderung ingin menutupinya dengan melakukan kegiatan di luar."

Namun yang perlu diperhatikan pada pria adalah awalnya mereka memahami kebutuhan pasangannya untuk berdiskusi tentang kerugian-kerugian yang telah terjadi. Tapi setelah berbulan-bulan berlalu, mereka juga bisa menjadi frustasi.

Belum lagi untuk pasangan yang mendapatkan kehamilan dengan sebelumnya melalui jalan pengobatan infertilitas. Mereka harus menanggung kerugian emosional sekaligus finansial.

Diterbitkan di: 03 Juli, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.