JANTUNG, STRUKTUR, FUNGSI DAN BAGIAN-BAGIAN JANTUNG
Jantung
Secara sederhana, jantung kita diumpamakan seperti kantong yang berbentuk kerucut terbalik kebulat-bulatan yang terpotong bagian atasnya. Ukuran jantung kira-kira sebesar kepalan tangan kanan. Sedangkan pembuluh darah adalah saluran yang mengalirkan darah ke seluruh tubuh, dengan jantung sebagai pendorong atau penggerak utama.
1. Struktur dan Fungsi Jantung
Jantung terletak dalam rongga dada bagian kiri agak ke tengah, tepatnya diatas sekat diagfragma yang memisahkan rongga dada dan rongga perut. Rongga dada tersebut dikelilingi oleh tulang iga dan tulang belakang. Di bawah jantung di dalam rongga perut, terdapat kantong nasi. Di sebelah kiri dan kanan jantung terdapat kedua paru-paru.
Pada dasarnya jantung adalah alat tubuh yang berfungsi sebagai pemompa darah, yang sejak bayi dalam kandungan ibunya telah mulai bekerja, dan tidak akan berhenti selama hidup kita. Jika alat ini berhenti bekerja beberapa menit saja, berakhirlah hidup ini. Dengan denyutan jantung memompa darah yang kaya akan oksigen dan zat makanan ke seluruh tubuh termasuk arteri koroner, serta darah yang kurang ke oksigen ke paru-paru untuk mengambil oksigen
2.
Bagian-bagian Jantung
Bagian-bagian jantung yang terpenting terdiri dari:
a. Dinding dan Otot Jantung
Dinding jantung terdiri dari sel-sel unik yang disebut myocardium yang berisi otot jantung. Otot ini merupakan jenis satu-satunya yang erdapat ditubuh karena dia harus memiliki oksigen sepanjang waktu untuk tetap hidup. Agar jantung yang melewati pembuluh darah arteri koroner harus berlangsung secara kontiniu. Inilah sebabnya penyempitan pada arteri koroner, amat berbahaya terhadap jantung. Bila pembuluh arteri menyempi, terjadilah hal-hal yang tidak diinginkan mulai dari sakit dada, dan serangan jantung yang berpotensi meninggal mendadak. Adapun rongga atau ruangan dalam jantung dibagi menjadi : 2 ruang atas disebut serambi jantung atau atrium sebelah kanan dan kiri. Dan runag bawah disebut bilik jantung atau ventrical sebelah kanan dan kiri. Ruangan-ruangan tersebut dipisahkan oleh dinding otot tebal disebut septum
b. Klep Jantung
Jantung memiliki 4 klep yang berfungsi menentukan kea rah mana darah mengalir, berapa besar alirannya, dan kapan menghentikan aliran tersebut, adapun masing-masing klep adalah
- Klep tricuspid. Bila membuka membiarkan darah mengalir dari bilik kanan pada waktu jantung relaksasi dan menutup untuk mencegah darah mengalir kembali ke tubuh bila jantung kontraksi
- Klep mitral. Yang mengkontrol darah mengalir antara serambi kiri dan bilik kiri
- Klep Pulmic. Mengontrol aliran darah dari bilik kanan ke arteri yang menyuplai darah ke paru-paru
- Klep aorta, yang memisahkan bilik kiri dengan aorta. Bilamana terbuka membiarkan darah mengalir ke tubuh yaitu sewaktu jantung berkontraksi, dan tertutup bila jantung relaksasi
Jadi klep-klep jantung membuka dan menutup aliran darah dalam rongga jantung, agar mengalir ke satu arah mencegah terjadinya arus balik.
c. System Listrik
System elektrik terdiri dari dua node elektris yang terletak di dalam jantung. Yang pertama, disebut sinoatrial node (SA), yang terdapat di bagian atas serambi kanan. Yang kedua, disebut atrioventrical node (AV). Node-node ini memancarkan aliran listrik pada waktu yang tepat, sehingga denyut jantung (irama ekspansi dan kontraksi) terkoordinasi. System syaraf mengendalikan bekerjanaya system listrik tersebut yang dapat mempercepat atau memperlambat laju denyut jantung, tergantung pada sejauh mana pusat syaraf tersebut tegang atau relaks.
Rubrik Kesehatan, Majalah Gatra, Jakarta
No.28 tahun XVII. 19-25 Mei 2001