Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Mengenal Simplisia

oleh: abrahamishaq     Pengarang : dr. Setiawan Dalimartha
ª
 
Mengenal Simplisia


Simplisia merupakan bahan alam yang digunakan sebagai oba, tetapi belum mengalami pengolahan apapun atau diolah secara sederhana. Simplisia yang berasal dari tanaman utuh, bagian tanaman (seperti daun, bunga, buah, kuli buah, biji, kulit, batang, kayu, akar, rimpang), atau eksudat tanaman disebut Simplisia Nabati. Eksudat tanaman bisa merupakan isi sel yang secara spontan keluar dari tanaman atau dengan cara tertentu dikeluarkan dari selnya atau zat nabati lain yang dengan cara tertentu dipisahkan dari selnya atau zat nabati lain yang dengan cara tertentu dipisahkan dari tanaman dan belum berupa zat kimia murni.
Adapun jenis-jenis simplisia nabati adalah sebagai berikut:
1. Herba (herba)
Herba merupakan seluruh bagian tanaman obat mulai dari akar, batang, daun, bunga, dan buah dari tanaman jenis terna yang bersifat herbaceous. Contohnya, pegagan
2. Daun (folium)
Bisa dikatakan, daun adalah jenis simplisia yang paling sering digunakan dalam pembuatan ramuan herbal. Simplisia tersebut bisa berupa daun segar atau kering dan dapat berupa pucuk daun seperti the atau daun tua seperti daun salam
3. Bunga (flos)
Bunga yang digunakan sebagai simplisia dapat berupa bunga tunggal atau majemuk
4. Buah (fructus)
Buah untuk simplisia dikumpulkan setelah masak
5. Kulit Buah (pericarpium)
Kulit buah dikumpulkan dari buah masak seperti kulit buah jeruk
6. Biji (semen)
Biji biasanya dikumpulkan dari buah yang sudah masak
7. Kulit Kayu (cortex)
Kulit kayu merupakan bagian terluar dari batang pada tanaman tinggi
8. Kayu (lignum)
Kayu yang biasa digunakan sebagai simplisia merupakan kayu tanpa kulit. Pemotongan kayu biasanya dilakukan miring sehingga permukaan menjadi lebar. Kedangkala berupa serutan kayu
9. Akar (radix)
Akar merupakan bagian tumbuhan yang biasanya terdapat di dalam tanah. Tugas akar selain memperkuat tegaknya tumbuhan, menyerap air dan zat makanan dari dalam tanah, kadang-kadang juga sering tempat untuk menimbun makanan. Menurut bentuknya, dibedakan 2 macam akar yaitu akar tunggang dan akar serabut. Akar tunggang hanya terdapat pada tumbuhan yang ditanam dari buji. Akar untuk simplisia bisa dari tanaman rumput, perdu, atau tanaman berkayu keras. Simplisia akar dikumpulkan ketika proses pertumbuhannya terhenti. Contoh akar yang kerap dijadikan simplsia adalah akar tanaman kompri
10. Umbi (tuber)
Umbi merupakan penjelmaan batang atau akar sehingga menjadi umbi batang atau umbi akar. Untuk menjadi simplisia, umbi dipotong miring agar permukaan menjadi lebar. Bika umbi bersifat toksik, sebelum digunakan umbi perlu diproses terlebih dahulu dengan cara perendaman atau pengukusan. Contoh umbi batang adalah kentang.
11. Rimpang (rhizome)
Rimpang merupakan batang dan daun yang terdapat di dalam tanah, bercabang-cabang, dan tumbuh mendatar. Dari ujungnya dapat tumbuh tunas yang muncul ke atas tanah dan tumbuhan baru. Kunyit merupakan salah satu contoh jenis rimpang yang biasa dijadikan simplisia
12. Umbi lapis (bulbus)
Umbi lapis merupakan perubahan bentuk dari batang beserta daunnya menjadi umbi yang berlapis-lapis karena daunnya tebal. Lunak, dan berdaging. Contoh dari umbi lapis antara lain bawang merah dan bawang Bombay.

dr. Setiawan Dalimartha
1001 Resep Herbal, Penerbit: Penebar Swadaya. Jakarta 2008
Diterbitkan di: 12 Juni, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    mana cotexx nyaaaa ??? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa macam2 dari lignum itu Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    sya Linda, mo tnya "Mengapa kandungan simplisia banyak terkandung di daun daripada di batang?" Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.