Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Fungsi Lemak (Dasar-dasar Ilmu Gizi)

oleh: SafiuRahim     Pengarang : Suhardjo-Clara M Kusharto
ª
 
Fungsi Lemak

Peranan fisiologis lemak yang terutama adalah:

1. Menghasilkan energi yang dibutuhkan tubuh
2. Mempunyai fungsi pembentuk/struktur tubuh
3. Pengatur proses yang berlangsung dalam tubuh secara langsung dan tak langsung.

a. Penghasil Energi

Sebagai sumber energi yang pekat, 1 gram lemak memberikan 9 kalori (2 ¼ x energi yang dibebaskan dari 1 gram protein maupun 1 gram karbohidrat). Energi yang berlebihan dalam tubuh akan disimpan dalam jaringan adipose sebagai energi potensial. Diketahui secara terperinci lemak adipose ini tersimpan dalam jaringan di bawah kulit/sub cutaneous tissues sebanyak 50%, sekeliling alat tubuh dalam rongga perut sebanyak 45% dan dalam jaringan bagian dalam otot/intra muscular tissues sebanyak 5%.

Secara alamiah lemak yang tersimpan ini adalah dalam bentuk lemak netral atau trigliserida. Lemak cadangan ini tidak statis sifatnya tetapi selalu diperbaharui dan perubahannya dibantu oleh adanya enzim lipase dan koenzim dalam proses metabolism dan utilisasi lemak dalam tubuh.

Bilamana cadangan lemak ini terjadi berlebih-lebihan (melebihi 20% dari berat badan normal), maka orang tersebut mempunyai tendensi mengalami kegemukan (obesitas) yang cenderung mengalami gangguan kesehatan.

b. Pembangun / pembentuk struktur tubuh

Cadangan lemak yang normal terdapat di bawah kulit dan sekeliling organ tubuh, berfungsi sebagai bantalan pelindung dan menunjang letak organ tubuh. “subcutaneous fat” (lemak di bawah kulit) akan melindungi kehilangan panas tubuh melalui kulit, berarti juga mengatur suhu tubuh.

c. Protein – Sparer

Andaikan energi cukup tersedia dari lemak dan karbohidrat, maka protein dapat dihemat agar dipergunakan tubuh sesuai fungsinya sebagai pembangun dan memperbaiki jaringan-jaringan yang aus/rusak.

d. Penghasil Asam lemak esensial

Asam lemak esensial (Essential Fatty Acids = EFA) adalah asam lemak yang tidak dapat dibentuk tubuh harus tersedia dari luar (berasal dari makanan). Asam lemak esensial yang memegang peranan penting bagi tubuh adalah linoleat, linolenat dari arakhidonat. Ketiganya mengandung ikatan rangkap lebih dari satu (dua atau lebih) termasuk ke dalam kelompok asam lemak tak jenuh poli atau (Poly Unsaturated Fatty Acids = PUFA).

e. Carrier (pembawa) vitamin larut dalam lemak

Vitamin A, D, E, dan K membutuhkan media yang mengandung lemak untuk dapat dipergunakan tubuh.

f. Fungsi lemak antara lain:

1. Lemak sebagai pelumas diantara persendian dan membantu pengeluaran sisa makanan.
2. Lemak memberi kepuasan cita rasa, lemak lebih lambat dicerna sehingga dapat menangguhkan perasaan lapar. Lemak memberi rasa dan keharuman yang lebih baik pada makanan.
3. Beberapa macam lipida berfungsi sebagai agen pengemulsi (misal = lesitin) yang akan membantu mempermudah transport substansi lemak keluar masuk melalui membran sel.
4. Asam lemak berfungsi juga sebagai precursor (pendahulu) dari prostaglandin yang berperanan mengatur tekanan darah, denyut jantung dan lipolisis.

Diterbitkan di: 20 Mei, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimana cara kerja lemak dalam menjaga suhu tubuh? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa fungsi ductus ekskretorius pada kulit Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    peran lemak dan air dalam pengaturan suhu tubuh Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    TEMPAT PENCERNAAN DAN ABSORBSI LEMAK BERADA DIMANA? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.