Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Perokok Pasif

oleh: anzudew    
ª
 
Merokok tidak hanya merugikan kesehatan orang yang merokok saja, tetapi juga orang-orang yang berada di sekitarnya. Salah satu hal yang paling mengganggu dari rokok adalah asapnya. Asap tidak hanya akan terhirup oleh orang yang merokok saja, tetapi juga oleh para perokok pasif. Perokok pasif adalah sebutan bagi orang yang menghirup asap rokok atau tembakau dari rokok orang lain. Resiko perokok pasif yang akan langsung dirasakan ketika menghirup asap rokok adalah iritasi pada mata, sakit kepala, pusing, mual, dan batuk.

Asap rokok yang dihirup oleh perokok pasif, sama bahayanya dengan rokok dan asap yang dihirup oleh perokok aktif (orang yang merokok). Karenanya, penyakit perokok pasif hampir sama dengan penyakit yang diderita oleh perokok aktif. Penyakit seperti kanker paru-paru, jantung, stroke, serta kanker mulut dan gusi. Selain itu, wanita yang merokok juga lebih rentan terhadap kanker payudara dibandingkan wanita yang tidak merokok. Begitu juga bagi wanita yang sering menjadi perokok pasif, mereka pun berisiko mengalaminya.

Di rumah, resiko perokok pasif seperti pada anak-anak dan wanita hamil juga besar. Penyakit perokok pasif yang mungkin dapat terjadi pada mereka adalah infeksi telinga dan gangguan pernapasan (misalnya asma, bronkitis dan pneumonia pada anak), gangguan kehamilan dan janin (seperti lahir prematur, cacat fisik, serta gangguan fungsi jantung dan sistem pernapasan bayi), serta ancaman penyakit jantung koroner.

Para perokok hendaknya menyadari bahwa merokok di tempat umum dapat menjadi sumber ketidaknyamanan para perokok pasif yang ada di sekitarnya. Oleh karena itu, penting sekali bagi para perokok untuk menahan diri atau bahkan berhenti merokok sama sekali. Begitu pun dengan para orang tua, hendaknya mereka menyadari resiko penyakit perokok pasif yang dapat dialami oleh anak-anak dan istrinya. Tidak hanya itu saja, sebagai orang tua Anda pun harus menyadari konsekuensi bahwa tindakan mereka dapat ditiru oleh anak-anak mereka. Jika Anda memang perduli dengan kesehatan diri dan keluarga Anda, berhenti merokok adalah salah satu solusi yang paling tepat untuk mewujudkannya.
Diterbitkan di: 27 Februari, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.