Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Patofisiologi Demam

oleh: udinqincay     Pengarang : anita
ª
 
Patofisiologi Demam. Demam akan berkembang jika termostat bergeser ke posisi lebih tinggi. Ketika suhu tubuh meninggi, kulit secara paradoks menjadi dingin. Pergeseran akan menyebabkan gemetaran. Hal ini terjadi karena tubuh kita “menganggap” suhu lingkungan diterjemahkan sebagai dingin karena kejadiannya begitu mendadak.

Sitokin-sitokin seperti IL-1, IL-6 dan TNF merupakan mediator reaksi terjadinya demam. Sitokin ini dihasilkan oleh leukosit dan jenis sel lainnya sewaktu merespon infeksi atau reaksi-reaksi imunologis dan toksit yang dilepaskan dalam sirkulasi.

Patofisologi demam ini lebih lengkapnya dapat Anda baca pada tautan (link) situs yang berada di bawah bintang bagian bawah kiri postingan ini.

Kata kunci yang banyak dicari di google tentang patofisiologi demam adalah patofisiologi demam tifoid, patofisiologi demam berdarah dengue, patofisiologi demam malaria, patofisiologi demam pada anak, patofisiologi demam rematik.

Diterbitkan di: 27 Juni, 2010   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    PENGERTIAN DEMAM SUBFEBRIS Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    patofisiologi demam? Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.