• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

.

Kenapa STROKE ?..Kenali Gejalanya!

oleh : JongarHian     

Pengarang : Kesehatan Masyarakat
Di Indonesia saat ini, jumlah penderita stroke sangat beragam dan jenis gejalanya namun semuanya itu dikenal dengan nama
stroke. Penderita stroke dapat dikategorikan  menjadi tiga (3) golongan cacat yaitu kategori stroke ringan, stroke berat dan stroke sembuh. Di Indonesia sekarang ini terdapat 55-60 persen penderita cacat ringan sampai berat, 25 persen penderita meninggal dunia dan 10-15 persen penderita dinyatakan selamat dan sembuh.
            Menurut para ahli bedah syaraf, tingginya  angka kecacatan akibat stroke diakibatkan oleh terlambatnya penderita ditangani. Keterlambatan penanganan medis ini dapat diartikan bahwa berkurangnya pengetahuan mengenai gejala stroke dalam keluarga penderita, dan lain halnya dengan mitos yang terdapat di lingkungan masyarakat, bahwa jika terjadi stroke maka dapat diatasi dengan menusukkan jarum ke ujung jari si penderita dengan tujuan untuk mengalirkan darah. Sangat jelas mitos ini SALAH! Mengapa? Karena belum tentu jarum tersebut steril dan mengakibatkan infeksi lagi pula mitos tersebut memperlambat penanganan medis. Padahal ketika penderita dibawa ke rumah sakit, saat itulah yang dinamakan golden time atau waktu emas untuk menangani penderita stroke.
Stroke dapat dikenali dengan dua (2) jenis yaitu :
Stroke Iskemik
 Yaitu tersumbatnya pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah ke otak sebagian atau keseluruhan terhenti. 80% stroke adalah stroke Iskemik. Stroke iskemik ini dibagi menjadi 3 jenis, yaitu :
1.    Stroke Trombotik : proses terbentuknya thrombus yang membuat penggumpalan.
2.    Stroke Embolik : Tertutupnya pembuluh arteri oleh bekuan darah.
3.    Hipoperfusion Sistemik : Berkurangnya aliran darah ke seluruh bagian tubuh karena adanya gangguan denyut jantung.
Stroke Hemoragik
Yaitu stroke yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah otak. Hampir 70% kasus stroke hemoragik terjadi pada penderita hipertensi.
Stroke hemoragik ada 2 jenis, yaitu:
1.    Hemoragik Intraserebral : pendarahan yang terjadi didalam jaringan otak.
2.    Hemoragik Subaraknoid: pendarahan yang terjadi pada ruang subaraknoid (ruang sempit antara permukaan otak dan lapisan jaringan yang menutupi otak).
Tanda dan Gejala-gejala Stroke
Berdasarkan lokasinya di tubuh, gejala-gejala stroke terbagi menjadi berikut:
1.    Bagian sistem saraf pusat : Kelemahan otot (hemiplegia), kaku, menurunnya fungsi sensorik
2.    Batang otak, dimana terdapat 12 saraf kranial: menurun kemampuan membau, mengecap, mendengar, dan melihat parsial atau keseluruhan, refleks menurun, ekspresi wajah terganggu, pernafasan dan detak jantung terganggu, lidah lemah.
3.    Cerebral cortex: aphasia, apraxia, daya ingat menurun, hemineglect, kebingungan.
Jika tanda-tanda dan gejala tersebut hilang dalam waktu 24 jam, dinyatakan sebagai Transient Ischemic Attack (TIA), dimana merupakan serangan kecil atau serangan awal stroke.
Faktor Penyebab Stroke
Faktor resiko medis, antara lain Hipertensi (penyakit tekanan darah tinggi), Kolesterol, Aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah), Gangguan jantung, diabetes, Riwayat stroke dalam keluarga, Migrain.
Faktor resiko perilaku, antara lain Merokok (aktif & pasif), Makanan tidak sehat (junk food, fast food), Alkohol, Kurang olahraga, Mendengkur, Kontrasepsi oral, Narkoba, Obesitas.
80% pemicu stroke adalah hipertensi dan arteriosklerosis, Menurut statistik. 93% pengidap penyakit trombosis ada hubungannya dengan penyakit tekanan darah tinggi.
Pemicu stroke pada dasarnya adalah, suasana hati yang tidak nyaman (marah-marah), terlalu banyak minum alkohol, merokok dan senang mengkonsumsi makanan yang berlemak.
Antisipasi Stroke
Konsumsi Sayur Wortel
Anjuran mengonsumsi wortel agar mata sehat, sering terdengar dari orang tua atau guru. Memang kandungan karoten dan vitamin A sangat baik untuk indra penglihatan. Nyatanya, wortel juga bermanfaat sebagai masker yang menghaluskan wajah hingga menurunkan risiko serangan jantung dan mencegah stroke.
Pencegahan Dini dan Medis
Menurut para ahli bedah, pencegahan dini dan medislah yang mempunyai andil untuk penderita stroke, dimana penderita segera dibawa untuk memeriksakan diri jika gejala-gejala yang sudah dijelaskan diatas sering terjadi. Untuk itu kenali penyebab gejala stroke sejak dini, upaya untuk terhindar dari penyakit stroke. Sekian.
Diterbitkan di: Agustus 18, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.