AIR SUSU IBU ( ASI ) SEBUAH ANUGRAH BAGI GENERASI YANG HEBAT DAN KUAT
Tahukah anda Air Susu Ibu atau yang dilemal
dengan istilah ASI adalah ungkapan kasih sayang terbesar dari Tuhan Yang Maha Kuasa, bagi bayi yang baru lahir di muka bumi ini. Dengan memberikan ASI berarti kita telah memberikan hak bayi dan menyiapkan bayi sebagai generasi yang hebat dan kuat di masa yang akan datang. Karena kita tidak hanya memberikan kecukupan makanan bagi bayi, namun setiap waktu menstimulasi tumbuh kembang bayi dengan sentuhan dan belaian yang kita lakukan terhadap bayi selama menyusui.
ASI bukan hanya sumber gizi terbaik, tetapi dapat menyelamatkan jiwa bayi pada bulan bulan pertama yang rawan. Data UNICEP menyebutkan pemberian ASI ekslusif selama 6 bulan pertama kelahiran dapat mencegah kematian sekitar 1.3 juta bayi diseluruh dunia setiap tahun.
Kenapa bayi harus diberi ASI ?
1.ASI diproduksi berdasar atas permintaan bayi jika diambil banyak maka akan diberikan banyak.
2.ASI bisa mengatur komposisi zat gizi yang dibutuhkan bayi, baik dalam 6 bulan pertama sampai 2 tahun pertumbuhannya
3.ASI juga mengandung enzim pencernaan yang dibutuhkan bayi sehingga, ASI menjadi makanan separoh cerna, yang memudahkan bayi dalam penyerapan gizi dalam tubuh bayi.
4.Pemberian ASI juga dapat mengurangi resiko terkena alergi saluran nafas, cerna dan ekzim pada bayi dan anak.
5.ASI mengandung antibodi, tidak dimiliki susu formula sehingga bayi aman dari penyakit
6.ASI mampu mengoptimalkan perkembangan motorik dan intelektualitas bayi anak dengan ASI cenderung mempunyai IQ>9 point dari anak yang tidak mendapat ASI.
7.ASI dapat sebagai sarana komunikasi sehingga memunculkan rasa nyaman bayi bayi dan percaya diri bagi Ibu.
Ketika produsen susu formula sedang mengupayakan menambahkan zat tambahan agar menyerupai ASI. Tapi ASI tanpa tambahan apa apa sudah memiliki fungsi dan komposisi yang lengkap sesuai yang dibutuhkan bayi. Manfaat bagi ibu menyusui, juga dapat mengurangi resiko kanker ovarium, kanker payudara dan resiko osteoporosis.
Cara memberikan ASI
1.Letakkan kepala bayi pada pertengahan lengan bawah ibu.
2.Pegang bagian belakang dari bahu bayi
3.Hadapkan seluruh badan bayi ke badan ibu
4.Lekatkan dada bayi pada dada ibu
5.Bayi datang dari arah bawah sehingga bayi menengadah, dagu bayi melekat pada payudara ibu
6.Jauhkan hidung bayi dari payudara , kepala bayi tidak terletak di siku
7.Bahu dan lengan ibu tidak tegang dan dalam posisi alami.
Inisiasi menyusui dini ( IMD )
Inisiasi menyusui dini adalah proses pengenalan bayi pada menyusu. Cara paling tepat untuk menyusu dini adalah memiarkan bayi yang baru lahir mencari sendiri putting susu ibunya. Bayi diletakan di dada ibunya, dan secara naluri bayi akan merangkak untuk menyusu dari payudara ibunya.
Proses ini dapat dilakukan langsung dalam 30 menit pertama setelah bayi dilahirkan. Lama proses ini bervariasi pada bayi.
Bayi yang dapat menyusu dapat mudah sekali menyusu kemudian, sehingga kegagalan menyusui akan jauh sekali berkurang. Pengisapan bayi pada payudara merangsang pelepasan hormon oksitosin sehingga membantu involusi uterus dan membantu mengendalikan perdarahan.
Apa bila anda bekerja anda tidak perlu merasa kwatir karena tidak dapat memberi ASI buah hati anda ASI bisa anda perah dan anda simpan, apakah dilemari pendingin maupun freezer untuk kemudian nanti diberi pengasuh buah hati anda ketika anda sedang berada di kantor.
Biasanya pilihan terbaik untuk membekukan ASI di dalam botol yang terbuat dari kaca karena komponen ASI di dalam kaca lebih awet atau terlindung. Pilihan kedua adalah plastik keras yang jernih, kebanyakan ibu lebih menyukai botol plastik demikian halnya dengan rumah sakit atau klinik bersalin, karena plastik tidak mudah pecah. Botol tempat penyimpanan ASI sebaiknya memiliki tutup yang kencang atau rapat.
Menyimpan ASI didalam kantong susu bisa menimbulkan beberapa masalah. Susu bisa menempel pada sisi kantong sehingga jumlah yang diberi kepada bayi berkurang, kantong susu juga lebih peka terhadap kontaminassi akibat kebocoran. Jika hendak menggunakan kantong, sebaiknya digunakan 2 lapis kantong, lalu disimpan didalam wadah plastik yang tertutup rapat, baru masukkan kedalam freezer. Hal ini akan membantu mengurangi erjadinya robekan pada kantong pada saat menghangatkan, sebaiknya batas atas air tidak melebihi kantong sehingga air tidak masuk kedalam kantong jika air yang digunakan untuk menghangatkan tampak berawan atau keruh, berarti telah terjadi kebocoran dan ASI tersebut harus dibuang.