Tidak ada kata terlambat bagi Anda yang ingin hidup sehat dan berumur panjang. Studi yang diadakan Dr. Karl Michaelsson,
pengajar di Universitas Uppsala, Swedia, mengungkapkan pria yang berolahraga paling sering ketika berusia 50 tahun, rata-rata hidup 2,3 tahun lebih lama ketimbang pria yang tingkat aktivitas fisiknya rendah.
Tim Michaelsson mengumpulkan data dari 2.205 pria berusia 50 tahun dan disurvei kembali ketika berusia 60, 70, 77, dan 82 tahun. Dalam setiap survei, peneliti menanyakan mengenai aktivitas fisik partisipan serta mencatat berat badan, tekanan darah,
kolesterol, kebiasaan merokok, dan konsumsi
alkohol. Data yang diperoleh kemudian disesuaikan dengan faktor-faktor gaya hidup lainnya.
Alhasil, Michaelsson dan timnya menemukan partisipan studi yang menjalani hidup santai berpeluang paling tinggi meninggal dunia dalam periode studi. Sebaliknya mereka yang memiliki tingkat aktivitas fisik tertinggi berkecenderungan paling rendah meninggal dunia selama periode tersebut.