Awet Muda,.. adalah kata-kata yang selalu di perbincangkan orang
dan dihubungkan dalam setiap kesempatan, baik dalam arisan wanita, arisan keluarga, bertemu dengan kolega lama dan lain sebagainya. Namun apakah kita tahu sebenarnya
awet muda tersebut sangat mudah didapatkan jika kita telaten menjalaninya. Ada sebahagian orang membuat dirinya menjadi awet muda dengan polesan make up, konsumsi makanan tertentu,
totok peredaran darah, operasi plastik dan lain-lain
. Semua orang pasti ingin selalu tampak muda dan segar dan terlihat cantik. Segala cara ditempuh untuk dapat awet muda, daripada membuang uang demi membeli produk kosmetik atau obat-obatan supaya awet muda maka lebih baik simak tips ini dan lakukan demi mencapai keiginan dihati. Dari tips inilah akan anda tahu bahwa ternyata untuk menunda penuaan secara mudah dilakukan.
Seperti yang dilakukan oleh
Edward Weiss seorang peneliti dari
Universitas Saint Louis, Amerika Serikat melakukan penelitian terhadap perempuan dan laki-laki yang berumur 50-60 tahun yang tidak merokok, tidak obesitas, dan memiliki gaya hidup sehat demikian kutip detikhot dari msnbc, Jumat (1/8/2008)
yaitu mengurangi kapasitas makan dimana otomatis akan mengurangi asupan kalori dalam tubuh. Pengertian disini adalah mengurangi masuknya makanan kedalam tubuh kita setiap hari dengan teratur tetapi jangan mengurangi nilai gizi yang dibutuhkan oleh tubuh.
Dan yang kedua adalah menghindari makan terlalu kenyang yang dapat membuat kita sakit kekenyangan yang mengakibatkan tubuh menjadi lemas dan tidak bertenaga. Mengurangi makan dapat juga membuat tubuh kita menjadi ideal; di dalam kalori terdapat hormon thyroid yang salah satu efeknya adalah mempercepat metabolime tubuh. Saat hormon tersebut berkurang maka proses penuaan pun menjadi lambat.
Penelitian itu dilakukan selama satu tahun, dibagi dalam tiga kelompok dan hasilnya ketiga kelompok sama-sama memiliki penurunan kadar kolesterol, lemak serta berat badan. Namun yang mengalami penurunan kadar thyroid hanya kelompok pertama. Kelompok pertama rata-rata menurunkan jumlah kalorinya hingga 300-500 per harinya, peneliti juga menjelaska bahwa mengurangi makan tak hanya memperlambat penuaan, efek dari pengurangan kalori juga berimbas pada gaya hidup lebih sehat, serta bentuk badan yang baik (ideal).