Kehamilan adalah berkah yang membahagiakan pasangan suami istri. Apalagi jika mereka sudah menginginkan kehadiran buah hati.
Saat menjalani masa kehamilan bukanlah pekerjaan ringan. Butuh kesabaran dan kehati-hatian dalam menjaga kesehatan, baik ibu maupun janin dalam kandungan. Berbagai penyakit bisa datang dalam kondisi tersebut. Salah satu yang perlu diwaspadai adalah infeksi
hepatitis B dan batu
empedu.
Penularan dari penyakit ini melalui cara horizontal yaitu melalui parenteral. Antara lain saat terpapar darah, semen, sekresi vagina, dan air ludah. Penularan secara vertical dapat melalui beberapa cara yaitu melalui plasenta, kontaminasi darah selama melahirkan, dan transmisi melalui laktasi. Kasus infeksi virus hepatitis B merupakan penyebab 50% bayi lahir kuning. Gejala penyakit ini biasanya mual, muntah, dan nafsu makan menurun juga gejala flu. Ibu yang terjangkit virus ini ketika hamil maka ketika melahirkan bayinya akan langsung diberi vaksin untuk memberikan kekebalan pada si bayi.
Penyakt lain yang sering menyerang wanita hamil adalah batu empedu. Penyakit ini selama kehamilan meningkat karena peningkatan kolesterol dan penurunan asam deoksiribonukleik pada kandung empedu selama periode tingginya konsentrasi estrogen. Batu empedu terjadi pada lebih kurang 6% kehamilan. Hal ini disebabkan kehamilan merangsang perubahan komposisi asam empedu sehingga terbentuk batu empedu.