Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Kenali Sepatu Olahraga Anda

oleh: sriretnop     Pengarang : Nungki Agiyani
ª
 
Hobi Anda berolahraga tentu harus didukung dengan fasilitas olahraga yang memadai, salah satunya adalah sepatu olahraga. Berbagai warna dan model sepatu menjadi salah satu pilihan dalam menentukan sepatu olahraga. Namun, diperlukan sepatu yang sesuai dengan penggunaannya untuk menghindari risiko terjadinya cedera latihan. Sepatu olahraga didesain sesuai dengan anatomi kaki dan aktivitas olahraga. Penyokong, bantalan maupun pelindung diperlukan saat melakukan berbagai aktivitas olahraga.

Kenali sepatu olahraga yang Anda gunakan sesuai dengan fungsi dan keamanannya,

1. Hiking

Sepatu hiking digunakan untuk menghadapi medan berat, seperti berbatu, becek, berlumpur, dan tak stabil. Jenis sepatu ini memiliki sol yang keras dan tebal untuk melindungi kaki dari benda keras dan tajam, solnya memiliki gigi yang dalam, agar kaki dapat mencengkeram tanah dan tak mudah terpeleset. Selain itu, sepatu ini memiliki bantalan untuk meredam tekanan, sehingga kaki tak cepat lelah dan pada bagian luar dirancang tahan air dan cepat kering, sehingga kaki tidak terlalu lembab dan tidak mudah terpeleset.


2. Tenis

Memastikan jenis lapangan, berupa rumput, sintesis, karpet, atau tanah liat merupakan salah satu karakter jenis sepatu ini. Sepatu tenis pada bagian luarnya cukup keras, sementara sisi solnya melebar untuk melindungi kaki saat meluncur ke kanan dan ke kiri. Bagian atas agak tinggi, untuk melindungi pergelangan kaki ketika bergerak memutar, berbelok, melompat, berhenti, meluncur, serta berlari secara cepat dan tiba-tiba. Bagian depan, di daerah ibu jari, cukup tebal agar mampu menahan berat badan saat melakukan serve. Bagian sol sesuai jenis lapangan,

  • Lapangan tanah liat (clay court). Sol bermotif zigzag (herringbone). Biasanya sepatu ini sangat ringan
  • Lapangan rumput (grass court). Sol memiliki paku-paku kecil dari karet, agar tidak mudah terpeleset
  • Lapangan sintesis yang keras (hard court). Sol herringbone atau sepatu tenis dengan paku-paku kecil
  • Lapangan indoor beralas karpet. Sol hampir rata, sehingga tak mudah tersandung atau menghambat gerak.

3. Biking

Sepatu jenis ini pada bagian bawahnya keras untuk mengerahkan tenaga secara stabil. Bagian luar biasanya terbuat dari kulit atau kulit sintesis yang nyaman, empuk, dan tahan lama. Kegiatan bersepeda khusus, seperti menggunakan BMX, downhill bike, mountain bike, atau terkadang perlu sepatu khusus.


4. Aerobik

Gerakan senam aerobik yang ke segala arah membutuhkan dukungan sepatu yang tepat. Karakter sepatu jenis ini ringan, untuk mencegah kelelahan kaki karena gerakan yang sangat dinamis dan bisa berganti-ganti polanya. Sepatu aerobik memiliki daya redam ekstra di bagian sol di bawah ujung telapak kaki (ball of the foot/ area metatarsal), tempat biasanya besarnya tekanan akibat gerakan senam aerobik terjadi.


5. Running

Sepatu lari yang baik akan menghindarkan Anda dari risiko cedera betis, tendinitis, nyeri tumit, dan sindrom overuse lain. Sepatu jenis ini memiliki cushioning impact, atau bantalan kaki yang baik untuk menyediakan daya redam maksimal bagi kaki, kontrol tumit yang baik. Selain itu, sepatu ini juga memiliki sol yang tebal, tapi juga lentur dan ringan menghindarkan Anda dari kelelahan kaki saat berlari atau berjalan jarak jauh.

Diterbitkan di: 05 Oktober, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.