Kafein selamatkan bayi premature
Summary rating: 2 stars
2 Tinjauan
Kunjungan:
70
kata:
300
Diterbitkan di: Februari 15, 2008
Temuan
yang dikemukakan professor Barbara Schmidt dari Departemen
Epidemologi Klinik dan Biostatistik Universitas MaMaster di Ontario,
Kanada bias membuat para penggemar kopi bangga. Pasalnya , Schmidt
berhasil meneliti, kafein ternyata bias mengurangi resiko kerusakan
jaringan saraf pada bayi prematur.
Hasil
penelitian yang sudah disebarkan lewat New England Journal of
Medicine ini manyebutkan sekitar 12% bayi di Amerika dilahirkan
premature (disaat usia kehamilan kurang dari 37 minggu ). Untuk
diketahui , semakin muda usia kandungan , semakin resiko tinggi
kematian yang dihadapi bayi itu. Dokter anak umunya akan segera
melakukan tindakan medis yang mereka anggap perlu pada bayi
premature. Salah satu terapi yang dianggap berhasil adalah terapi
kafein. Di Pittsburg, Amerika serikat, terapi ini sudah dijalankan
selama 10 tahun dan hasilnya terbilang sangat baik.
Terapi dengan infuse
kafein diketahui dapat membantu penurunan kebutuhan oksigen sebesar
37%. Selain itu, kafein juga mampu memberikan ventilasi tekanan udara
yang positif pada minggu-minggu awal kelahiran bayi. Namun, hasil
tersebut hanya terlihat dalam jangka waktu yang singkat, sehingga
belum bisa mununjukan resiko atau manfaat lain yang bias
ditimbulkannya terhadap pernafasan bayi kelak, Studi ini akan terus
dilanjutakn melalui uji coba pemberian kafein pada bayi 18 bulan
hingga anak usia 5 tahun untuk menentukan rekomendasi penggunaan
standar.