Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Proses MERAPIKAN GIGI Bisa Gagal

oleh: encik     Pengarang : ai/c6/nda
ª
 
Pemasangan kawat gigi (bracket) bertujuan merapikan gigi. Sayang tindakan ini bisa berujung kegagalan. Misalnya, gigi yang sudah rata kembali renggang setelah kawat gigi dilepas. Itu dinamakan relaps, yakni gigi kembali ke posisi semula seperti sebelum dipasang kawat gigi. Agar tak relaps, sebaiknya pasien menggunakan retainer (penyangga gigi khusus) setelah kawat gigi dilepas.

Pemasangan retainer tersebut bertujuan untuk memadatkan tulang gigi. Sekaligus mempertahankan posisi dan hubungan gigi-geligi yang sudah rapi. Dengan begitu, posisinya tidak kembai ke bentuk semula. Minimal, retainer ini dipasang enam bulan. Adakalanya, dokter malah menyarankan pasien menggunakan retainer hingga setahun.

Saat tiga bulan pertama, sebaiknya retainer dikenakan tiap hari selama 24 jam atau dipasang di rongga mulut selama-lamanya. Setelah tiga bulan berikutnya, retainer dipasang 12 jam atau ketika tidur malam. Bila tulang gigi dirasa belum kuat, ada kemungkinan dokter menyarankan masa pemakaian retainer diperpanjang.

Ada beberapa jenis retainer. Jenis retainer cekat dipasang oleh dokter gigi. Pasien tidak bisa melepaskan sendiri. Biasanya, itu dipasang di bagian belakang gigi. Retainer lepasan memungkinkan pasien memasang dan melepaskannya sendiri. Biasanya, retainer ini dilepas ketika makan.

Tak ada perawatan khusus setelah gigi dipasang retainer. Hanya kesehatan gigi perlu dijaga dan rutin kontrol ke dokter gigi, untuk memastikan tidak relaps lagi.

Jika kawat retainer sudah dipasang, kemungkinan letak gigi kembali ke posisi awal sangat kecil. Kecuali terjadi kecelakaan atau trauma yang mengakibatkan letak gigi berubah.

Pemasangan retainer jarang memunculkan permasalahan. Karena, kebanyakan pasien terbiasa menggunakan kawat gigi. Retainer bisa dilepas dan dipasang kembali sesuai keinginan pasien. Dengan demikian, pasien relatif tidak begitu mengalami masalah ketika harus menggunakan retainer setelah melepas kawat giginya.

Bila Anda dalam proses merapikan gigi, dengan pengetahuan di atas, pastikan tidak akan mengalami kegagalan tentunya !
Diterbitkan di: 09 Maret, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    dulu gigi depan saya renggang lalu pakai kawat lalu saya pakai retainer slama 6 bln tetapi sesudah 6 bln itu kalau tdk pakai retainer lgi gigi saya masih agak benggang sdikit,tolong solusinya Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apakah kawat gigi bisa merapikan gigi tonggos? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    Gigi yang tidak rapi akibat struktur bentuk rahang, nampaknya tidak bisa dilakukann dengan cara merapikan gigi. 28 Juli 2011
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.