Halaman Utama Shvoong > Kedokteran & Kesehatan > Pengobatan Gigi Dan Mulut > Ketika Bau Mulut Menyerang Anda!

.

Ketika Bau Mulut Menyerang Anda!

Pengarang : Teguh Vedder
Ringkasan oleh : tedifa
Kunjungan: 92
kata: 600
Diterbitkan di: Februari 15, 2008
Anda boleh saja merasa puas setalah menyantap
hidangan favorit beraroma bawang yang disajikan saat makan malam.  Namun kepuasan itu harus
dibayar mahal keesokan paginya ketika bertemu dengan beberapa rekan Anda di
kantor. Saat
berdekatan dan berbicara akrab, teman Anda mengernyitkan dahi dan langsung
mengambil jarak tanda merasa tidak nyaman. Ada
apakah gerangan? Adakah yang salah dengan diri Anda?

Bau tak sedap yang berasal dari mulut Anda bisa
jadi penyebabnya. Bau mulut atau secara medis disebut halitosis  memang
terkadang sangat mengganggu saat berinteraksi sosial. Atau bahkan bisa jadi
pembawa bencana ketika Anda berkencan dengan sang kekasih. Nafas tak sedap
sebenarnya dapat dilacak dari sesuatu yang Anda makan. Jenis-jenis makanan yang
beraroma kuat seperti ikan, hidangan berbumbu (bawang, pastrami, cabai, salami
atau peperoni),  makanan berlemak khususnya daging dan produk susu, dapat
memicu reaksi kimia dalam perut yang menyebabkan paru-paru mengeluarkan bau tak
sedap. Menurut para ahli, biasanya bau tak sedap ini akan hilang dengan
sendirinya dalam waktu 24 hingga 48 jam. Anda bisa  mengurangi bau ini
untuk sementara waktu dengan cara menggosok gigi atau berkumur. Namun upaya itu
hanya untuk menyamarkan saja hingga bau tak sedap ini benar-benar hilang.

Penyakit Gusi
Nafas tak sedap juga bisa disebaban oleh beragam penyakit gusi seperti
gingivitis dan periodontitis . Jika Anda mengalami masalah ini, segeralah untuk
membiasakan diri menggosok gigi dengan benar dan melakukan flossing
(membersihkan dengan benang khusus). Selain gigi dan gusi, jangan lupa pula
untuk membersikan lidah. Berkumurlah dengan air atau obat kumur non-alkohol.
Jika Anda merokok, bau mulut dapat dijadikan alasan yang tepat untuk
menghentikan kebiasaan buruk tersebut.

Para ahli mencatat, sekitar 90 kasus bau mulut kronis
disebabkan oleh berkembang biaknya bakteri di bagian bawah lidah Anda. Bagian
ini memang sangat rawan karena seringkali dilupakan saat Anda menggosok
gigi.  Bakteri sangat gemar hidup dan berkembang biak di tempat gelap dan
sulit dijangkau dalam mulut. Oleh karena itulah flossing menjadi penting
artinya karena dapat mengikis plak dan bakteri yang tumbuh di sela-sela gigi.

Bagi Anda pengidap bau mulut kronis, ada empat tahap aktivitas yang
dianjurkan para dokter gigi dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut. Empat
rutinitas wajib tersebut adalah membiasakan diri membersihkan mulut, melakukan
flossing setiap hari, menggosok gigi tiga kali sehari dengan sikat dan pasta
gigi yang tepat, serta menggunakan pembersih lidah (tongue scraper).

Penyebab lain
Bau mulut juga bisa disebabkan oleh kondisi genetika. Untuk menangani masalah
ini dibutuhkan cara pembersihan khusus dan program perawatan gigi  yang
tepat melalui dokter gigi Anda. Perlu diingat pula,  kebiasaan merokok,
penyakit tertentu seperti diabetes dan gagal liver atau pun pengobatan medis
dapat menyebabkan bau mulut.

Bagaimana pun dokter gigi adalah konsultan terbaik yang bisa menentukan
apakah bau mulut yang Anda alami disebabkan penyakit atau masalah genetika.
Dengan dukungan teknologi yang semakin maju, para dokter gigi kini memiliki
alat khusus yang dapat mengukur kandungan sulfur atau belerang yang menguap
dalam mulut Anda. Hal ini dapat menjadi acun dalam menentukan dan memonitor masalah
yang tengah Anda alami.  

 
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5


Read Free Summaries - Write and Get Paid

Summarize Human Knowledge on Shvoong. Join us!

------

Recent Shvoongers

  • amibroker
  • AsepSuryana
  • herro
  • jurnalis
  • DenKun
  • Kharis
  • nilna
  • AryaGuna
  • airakheisa
  • Rakyat
  • kusuma
  • tomaz
  • insansains
  • deleon
  • PermataPratiwi
  • KireinaLie

.

Pengobatan Gigi dan Mulut - Paling populer