Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Kedokteran & Kesehatan>Pengobatan Komparatif>Diagnosa Keperawatan ISK - Nursing Diagnosis for UTI

Diagnosa Keperawatan ISK - Nursing Diagnosis for UTI

oleh: sandikaarva     Pengarang : -
ª
 
  • Diagnosa Keperawatan ISK - Nursing Diagnosis for UTI

    Diagnosa dan Intervensi :
    1. Gangguan rasa nyaman : nyeri berhubungan dengan inflamasi dan infeksi uretra, kandung kemih dan struktur traktus urinarius lain.
      Kriteria Hasil :
      • Nyeri berkurang / hilang saat dan sesudah berkemih
      Intervensi:

      • Pantau perubahan warna urin, pantau pola berkemih, masukan dan keluaran setiap 8 jam dan pantau hasil urinalisis ulang
        Rasional: untuk mengidentifikasi indikasi kemajuan atau penyimpangan dari hasil yang diharapkan
      • Catat lokasi, lamanya intensitas skala (1-10) nyeri.
        Rasional: membantu mengevaluasi tempat obstruksi dan penyebab nyeri
      • Berikan tindakan nyaman, seperti pijatan.
        Rasional: meningkatkan relaksasi, menurunkan tegangan otot.
      • Berikan perawatan perineal
        Rasional: untuk mencegah kontaminasi uretra
      • Jika dipaang kateter, perawatan kateter 2 kali per hari.
        Rasional: Kateter memberikan jalan bakteri untuk memasuki kandung kemih dan naik ke saluran perkemihan.
      • Alihkan perhatian pada hal yang menyenangkan
        Rasional : relaksasi, menghindari terlalu merasakan nyeri.

    2. Perubahan pola eliminasi berhubungan dengan obstruksi mekanik pada kandung kemih ataupun struktur traktus urinarius lain.
      Kriteria Hasil :
      Pola eliminasi membaik, tidak terjadi tanda-tanda gangguan berkemih (urgensi, oliguri, disuria)
      Intervensi:

      • Awasi pemasukan dan pengeluaran karakteristi urin
        Rasional: memberikan informasi tentang fungsi ginjal dan adanya komplikasi
      • Dorong meningkatkan pemasukan cairan
        Rasional: peningkatan hidrasi membilas bakteri.
      • Kaji keluhan pada kandung kemih
        Rasional: retensi urin dapat terjadi menyebabkan distensi jaringan (kandung kemih/ginjal)
      • Observasi perubahan tingkat kesadaran
        Rasional: akumulasi sisa uremik dan ketidakseimbangan elektrolit dapat menjadi toksik pada susunan saraf pusat
      • Kolaborasi:
        • Awasi pemeriksaan laboratorium; elektrolit, BUN, kreatinin
          Rasional: pengawasan terhadap disfungsi ginjal
        • Lakukan tindakan untuk memelihara asam urin: tingkatkan masukan sari buah berri dan berikan obat-obat untuk meningkatkan aam urin.
          Rasional: aam urin menghalangi tumbuhnya kuman. Peningkatan masukan sari buah dapt berpengaruh dalm pengobatan infeksi saluran kemih.

    3. Kurangnya pengetahuan tentang kondisi, prognosis, dan kebutuhan pengobatan berhubungan dengan kurangnya sumber informasi.
      KriteriaHasil : menyatakan mengerti tentang kondisi, pemeriksaan diagnostik, rencana pengobatan, dan tindakan perawatan diri preventif.
      Intervensi:

      • Berikan waktu kepada pasien untuk menanyakan apa yang tidak di ketahui tentang penyakitnya.
        Rasional : Mengetahui sejauh mana ketidak tahuan pasien tentang penyakitnya.
      • Kaji ulang proses penyakit dan harapan yang akan datang
        Rasional: memberikan pengetahuan dasar dimana pasien dapat membuat pilihan beradasarkan informasi.
      • Berikan informasi tentang: sumber infeksi, tindakan untuk mencegah penyebaran, jelaskan pemberian antibiotik, pemeriksaan diagnostik: tujuan, gambaran singkat, persiapan ynag dibutuhkan sebelum pemeriksaan, perawatan sesudah pemeriksaan.
        Rasional: pengetahuan apa yang diharapkan dapat mengurangi ansietas dan membantu mengembankan kepatuhan klien terhadap rencan terapetik.
      • Anjurkan pasien untuk menggunakan obat yang diberikan, minum sebanyak kurang lebih delapan gelas per hari.
        Rasional: Pasien sering menghentikan obat mereka, jika tanda-tanda penyakit mereda. Cairan menolong membilas ginjal.
      • Berikan kesempatan kepada pasien untuk mengekspresikan perasaan dan masalah tentang rencana pengobatan.
        Rasional: Untuk mendeteksi isyarat indikatif kemungkinan ketidakpatuhan dan membantu mengembangkan penerimaan rencana terapeutik.
  • Diterbitkan di: 20 Mei, 2012   
    Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
    Terjemahkan Kirim Link Cetak
    X

    .