Penyakit lambung dapat diakibatkan oleh: adanya tukak di selaput lendir lambung, meminum minuman keras, efek samping dari obat-obatan tertentu, memakan makanan yang asam, memakan makanan yang terlalu pedas, peradangan pada lambung, peradangan pada usus dua belas jari, batu pada saluran empedu, dan lain-lain.
Penyakit lambung terkadang menimbulkan rasa nyeri berjam-jam, berhari-hari, atau berminggu-minggu. Pada kasus yang menimbulkan masalah yang lebih berat, penyakit lambung bersifat menahun dan serangan sakitnya hilang-timbul. Sakitnya terasa seperti ada yang menggigit-gigit di daerah lambung dan menjalar ke punggung.
Keluhan yang sering diderita antara lain perut kembung, sering sendawa, sakit pada bagian atas perut, sakit pada daerah tulang dada, nyeri bertambah ketika makan nasi, mual, tidak nafsu makan, dan timbulnya perasaan takut serta sedih.
Penyakit lambung sangat berkaitan dengan perut. Oleh karena itu, perlu dilakukan hal-hal berikut ini:
Minumlah penetral asam, hindari minum susu (susu dapat meningkatkan asam lambung), minum obat penghilang rasa sakit, kurangi makanan berlemak, dan hindari makanan dan minuman yang asam-asam.
Gastritis adalah peradangan pada lambung. Kadangkala gastritis dapat juga menyebabkan tukak lambung, tetapi sebenarnya gastritis tidak lebih dari lambung yang teriritasi. Gastritis disebabkan oleh minuman keras, obat-obatan, makanan yang terlalu pedas dan asam, makan berlebihan, dan lain-lain.
Makanan yang mengandung kadar serat yang tinggi sangat baik bagi pencernaan. Di samping itu juga dapat mencegah pendarahan, kanker, serta penyakit lainnya. Dianjurkan kepada kita untuk mengkonsumsi serat 20-35 gr per hari.
Kacang-kacangan termasuk makanan yang mengandung serat tinggi. Setengah cangkir kacang mengandung 6 gr lebih serat. Dalam jumlah yang sama, kacang merah mengandung 9 gr serat.
Penderita asam lambung dianjurkan mengkonsumsi jahe, pisang, ubi jalar, dan lain-lain. Beberapa faktor yang dapat meningkatkan produksi asam lambung antara lain makanan yang mengandung lemak tinggi, kopi jus buah yang terlalu asam, minuman yang mengandung gas, dan makan terlalu kenyang.
Bahan makanan yang dapat membuat perut terasa panas karena meningkatnya
asam lambungadalah bawang bombay, bawang putih, jus jeruk, cokelat, tomat, alkohol, daun mentol, makanan berlemak, dan lain-lain.
Makanan yang harus dikonsumsi bila kadar asam lambung tinggi antara lain jagung, kacang merah, dan roti. Meskipun demikian, jangan mengkonsumsinya terlalu banyak.