Kunir (
Curcuma domestica), merupakan jenis temu-temuan yang paling banyak digunakan. Biasanya, rimpang samping digunakan untuk keperluan dapur, sedang bagian umbi induk terutama yang telah menahun digunakan untuk keperluan obat-obatan.
Pada kunir segar terkandung senyawa
curcumene, minyak atsiri golongan
seskuiterpen seperti
bisabolene, zingiberene dan karbohidrat, protein lemak dan air.
Khasiat kunir :
- Mengatasi peradangan rematik
Pasien penderita rematik artrithis mengalami pengurangan peradangan dan kemajuan pada kemampuan berjalan setelah diberi kurkumin selama 2 minggu.
- Mengatasi keluhan lambung
Keluhan lambung seperti luka pada saluran pencernaan, kunir adalah salah satu teman untuk melawannya.
- Mengatasi
dyspepsia (rasa penuh pada lambung)
Pemberian
kurkumin 500 mg sebanyak 4 kali sehari selama 7 hari, menunjukkan hasil yang memuaskan.
- Menurunkan kolesterol
Pemberia serbuk kunir 4% pada hewan percobaan yang telah dibuat hiperkolesterol, dapat menurunkan kadar kolesterol.
- Teman bagi kaum wanita
Untuk melancarkan pembersihan pada wanita yang sedang nifas, yaitu dengan merebus kunir dengan dringo (
Acorus calamus) dalam asam yang kadarnya rendah dan air rebusannya diminum.
Untuk wanita yang mempunyai masalah dengan haid, biasanya dikonsumsi beberapa hari menjelang dan selama masa mensturasi..
- Untuk kesehatan hati
Tak hanya di negri kita, Journal di India menyebutkan bahwa secara tradisional kunir terlama dipakai untuk melawan hepatitis. Mereka membuat ramuan kunir segar yang diparut kemudian ditambah dengan sedikit air dan diperas airnya.
Untuk anak-anak dipakai 1 sendok, untuk orang dewasa sampai 2 sendok makan dan diberikan setiap hari sekali selama 10-15 hari.
PERHATIAN !
- Rimpang kunir sebenarnya aman untuk dikonsumsi. Namun, tetap harus diperhatikan penggunaannya pada ibu hamil dan menyusui. Karena kunir dapat masuk dalam ASI.
- Pustaka menyebutkan, bila tidak ada aturan lain, biasanya penggunaan kunir segar ini antara 3-9 gr sehari atau dalam bentuk serbuk sekitar 1,5-3 gr sehari..